Makanlah, Perjalananmu Masih Jauh…

Makanlah, Perjalananmu Masih Jauh…

Belum ada komentar 12 Views

Di layar lebar ksatria logam berseliweran melanglang jagad. Dunia kini, menurut film Transformer 2 ini sudah jadi ajang kolaborasi manusia dan robot. Sang jago bernama Optimus Prime pun tumbang. Tetapi di akhir kisah Optimus terjaga dari tidur panjang. Dia kembali menegakkan kebenaran. Anehnya di tengah kedigjayaan mahluk besi itu, butiran pasirlah yang jadi nyawa pembangkit Optimus.

Di dunia nyata kita di negeri ini setelah dentum bom menyalak lagi, ketakutan kembali merambah. Kita lalu lupa pada berhala sosial sebelumnya, yaitu kursi kekuasaan, yang jadi sinetron paling dramatik dan infotainment tragedik. Sebelum bom itu berdentum kita seperti di sihir untuk berlabuh di samudra melintang-pukangnya para petinggi negeri.

Seperti orang yang kelaparan, kita gemar menyantap kenyataan hidup yang sedang kita jalani. Anehnya makin kita telan makanan itu, makin kita diburu oleh kelaparan yang akut. Di saat begitu, kita ditempelak oleh sabda Kristus, “Aku Roti Hidup!” Dek. Berhenti kita dan bertanya, “Adakah yang salah dalam diri ini?” jawabnya, Ya! Kita akan terus lapar akan kenyataan dunia ini, karena kita memberi makan diri kita sendiri. Kristus melanjutkan, “Roti ini adalah DagingKu.”

Bisakah kita, para kristiani sejati, menjadi inspirator bagi orang lain? Sanggupkah kita menjadi trend setter etos baru negeri ini? Seperti Elia yang kelak sanggup menempuh pejalanan jauh. Sebagaimana formulasi ‘Manusia Baru’-nya kitab Efesus.

Maka bagai Optimus sang perkasa, kita perlu pembangkit hidup, dan bulan budaya ini menyajikan resep kebersamaan di Jemaat, yang diramu dari bangsal keindahan negeri di persada Indonesia yang mempesona. Bukti bahwa Roti Hidup ada di diri kita. Mari menjadi saksi untuk membuktikannya…..

GB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sekolah kehidupan
    Sekolah Kehidupan: Tuhanlah Gembalaku!
    Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Apakah saudara pernah merasa sendirian dan kesepian? Daud pernah mengalaminya. Hal yang paling tidak mudah dilalui oleh seorang adalah...
  • pulihkan
    Sekolah Kehidupan: Tuhan Pulihkanku!
    Mazmur 80:3
    Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Bagaimana mungkin wajah Tuhan bersinar kepada kita jika...
  • sekolah kehidupan
    Keluarga: SEKOLAH KEHIDUPAN
    Filipi 2:5
    hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat...
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
Kegiatan