Makanlah, Perjalananmu Masih Jauh…

Belum ada komentar 28 Views

Di layar lebar ksatria logam berseliweran melanglang jagad. Dunia kini, menurut film Transformer 2 ini sudah jadi ajang kolaborasi manusia dan robot. Sang jago bernama Optimus Prime pun tumbang. Tetapi di akhir kisah Optimus terjaga dari tidur panjang. Dia kembali menegakkan kebenaran. Anehnya di tengah kedigjayaan mahluk besi itu, butiran pasirlah yang jadi nyawa pembangkit Optimus.

Di dunia nyata kita di negeri ini setelah dentum bom menyalak lagi, ketakutan kembali merambah. Kita lalu lupa pada berhala sosial sebelumnya, yaitu kursi kekuasaan, yang jadi sinetron paling dramatik dan infotainment tragedik. Sebelum bom itu berdentum kita seperti di sihir untuk berlabuh di samudra melintang-pukangnya para petinggi negeri.

Seperti orang yang kelaparan, kita gemar menyantap kenyataan hidup yang sedang kita jalani. Anehnya makin kita telan makanan itu, makin kita diburu oleh kelaparan yang akut. Di saat begitu, kita ditempelak oleh sabda Kristus, “Aku Roti Hidup!” Dek. Berhenti kita dan bertanya, “Adakah yang salah dalam diri ini?” jawabnya, Ya! Kita akan terus lapar akan kenyataan dunia ini, karena kita memberi makan diri kita sendiri. Kristus melanjutkan, “Roti ini adalah DagingKu.”

Bisakah kita, para kristiani sejati, menjadi inspirator bagi orang lain? Sanggupkah kita menjadi trend setter etos baru negeri ini? Seperti Elia yang kelak sanggup menempuh pejalanan jauh. Sebagaimana formulasi ‘Manusia Baru’-nya kitab Efesus.

Maka bagai Optimus sang perkasa, kita perlu pembangkit hidup, dan bulan budaya ini menyajikan resep kebersamaan di Jemaat, yang diramu dari bangsal keindahan negeri di persada Indonesia yang mempesona. Bukti bahwa Roti Hidup ada di diri kita. Mari menjadi saksi untuk membuktikannya…..

GB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...