sampah

Kuanggap Sampah karena Kristus

Filipi 3:4-14

Belum ada komentar 221 Views

Tidak akan pernah kita sama seperti Kristus.
Kalau begitu mengapa kita perlu mengupayakannya?

Dalam pasal ini jelas sekali Paulus membanggakan dirinya sebagai orang pilihan Allah: disunat hari ke-8, keturunan Israel-Benyamin, orang Ibrani asli, orang Farisi, tidak bercacat dan taat hukum Taurat, menganiaya jemaat pula! Jika kita juga memiliki sederet kebanggaan seperti Paulus, kita tentu akan menanyakan pertanyaan di atas.

Namun jika kita melanjutkan pembicaraan Paulus, sesungguhnya dia menganggap itu semua rugi (dalam bahasa lain: sampah). Karena bagi Paulus kebanggaan apapun tidak sebanding dengan indahnya mengenal Kristus dan mengalami kuasa kebangkitan-Nya.

Pertanyaannya:

  1. Apa yang membuat kita bangga selama ini: prestasi, jabatan, jenis pekerjaan, kekayaan, jabatan gerejawi atau talenta yang Tuhan beri?
  2. Apakah #Kita Siap mengalami sama seperti yang Paulus alami : menikmati indahnya mengenal Kristus dan menjadi serupa seperti Dia dengan kuasa kebangkitan Kristus?

Sehingga, sekalipun kita menderita saat melayani, mengenal Kristus dan bersekutu dengan teman seiman, kita tetap teguh. Karena panggilan kita dari Tuhan dan hadiahnya adalah sukacita sorga.

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
  • TUHAN
    Itu TUHAN
    Yohannes 21:1-19
    Setelah belasan tahun berjumpa dengan ratusan katekisan, saya melihat ada beberapa kesamaan yang seringkali muncul di setiap angkatan katekisan....
  • Ya Tuhanku
    Ya Tuhanku dan Allahku
    Sebuah pengakuan iman yang luar biasa: ‘Yesus adalah Tuhan dan Allah!’. Tetapi bagi saya, yang luar biasa bukan hanya...
  • pemulihan telah dinyatakan
    Pemulihan Telah Dinyatakan, Sambutlah!
    Yesaya 65:17-25; Lukas 24:1-12
    Pada waktu renungan ini saya susun, pemilihan umum belum terjadi. Apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih, sebuah pertanyaan besar...
Kegiatan