sampah

Kuanggap Sampah karena Kristus

Filipi 3:4-14

Belum ada komentar 250 Views

Tidak akan pernah kita sama seperti Kristus.
Kalau begitu mengapa kita perlu mengupayakannya?

Dalam pasal ini jelas sekali Paulus membanggakan dirinya sebagai orang pilihan Allah: disunat hari ke-8, keturunan Israel-Benyamin, orang Ibrani asli, orang Farisi, tidak bercacat dan taat hukum Taurat, menganiaya jemaat pula! Jika kita juga memiliki sederet kebanggaan seperti Paulus, kita tentu akan menanyakan pertanyaan di atas.

Namun jika kita melanjutkan pembicaraan Paulus, sesungguhnya dia menganggap itu semua rugi (dalam bahasa lain: sampah). Karena bagi Paulus kebanggaan apapun tidak sebanding dengan indahnya mengenal Kristus dan mengalami kuasa kebangkitan-Nya.

Pertanyaannya:

  1. Apa yang membuat kita bangga selama ini: prestasi, jabatan, jenis pekerjaan, kekayaan, jabatan gerejawi atau talenta yang Tuhan beri?
  2. Apakah #Kita Siap mengalami sama seperti yang Paulus alami : menikmati indahnya mengenal Kristus dan menjadi serupa seperti Dia dengan kuasa kebangkitan Kristus?

Sehingga, sekalipun kita menderita saat melayani, mengenal Kristus dan bersekutu dengan teman seiman, kita tetap teguh. Karena panggilan kita dari Tuhan dan hadiahnya adalah sukacita sorga.

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #kekelamandosa #belaskasihAllah #datangdanpulihkanlah
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:2-8, 18-20; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Hari ini kita memasuki masa Advent (adventus = kedatangan). Dalam empat minggu sebelum Natal, kita akan berada dalam masa...
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
Kegiatan