Kesatuan Roh, Kesatuan Trinitas

Kesatuan Roh, Kesatuan Trinitas

Belum ada komentar 57 Views

Iman Kristen sungguh-sungguh meyakini bahwa Kristus dan Roh Kudus adalah kehadiran Allah sepenuh-penuhnya di dalam dunia ini. Itu sebabnya, keduanya dipercaya sebagai dua Pribadi Ilahi, bersama dengan Sang Bapa, di dalam persekutuan Trinitas. Di dalam tradisi Kristen Barat, Roh Kudus adalah Sang Cinta (the Love) yang mempersatukan Bapa sebagai Yang Mencinta (the Lover) dan Anak Yang Dicinta (the Beloved).

Roh Kudus dengan demikian senantiasa diimani sebagai prinsip kesatuan, bahkan bagi seluruh ciptaan yang semustinya merefleksikan persekutuan ilahi itu. Artinya, kita bersekutu, menerima perbedaan, dan merayakan persatuan bukan sekadar sebagai sebuah kebutuhan manusiawi, namun lebih karena memang persekutuan manusiawi kita mencerminkan persekutuan ilahi dari Allah yang membentuk persekutuan kita. Artinya, ketika dunia melihat persekutuan kita, kiranya mereka dapat menyaksikan persekutuan ilahi di dalam dan melalui persekutuan manusiawi kita. Dan Roh Kuduslah yang mempersatukan persekutuan kita, sama seperti ia menjadi pengikat dari Bapa dan Anak.

Dengan indah, Paulus menggambarkan prinsip itu, dengan menegaskan bahwa persekutuan yang sudah dipersatukan oleh karya Roh Kudus itu harus terus diperjuangkan. Itu sebabnya, ia berkata, “berusahalah memelihara kesatuan Roh” (ay. 3a). Kita bukanlah pencipta kesatuan itu, melainkan Roh Kudus. Sebaliknya, membiarkan Roh bekerja tanpa bersedia ikut “memelihara kesatuan Roh” akan menjadi sebuah sikap tak bertanggung jawab atas karunia kesatuan yang telah kita terima.

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan