Kepedulian Sosial

Kepedulian Sosial

Amos 5 :21-27

Belum ada komentar 87 Views

Andaikata ada seorang yang hadir dalam kebaktian, dan mengecam kebaktian kita sebagai ibadah yang tidak disukai Tuhan? Atau menyebut ibadah kita sebagai ibadah yang jahat di mata Tuhan? Bagaimana tanggapan kita sebagai warga jemaat?

Tentu kita marah dan kecewa. Bahkan mungkin memperkarakan orang tersebut ke pengadilan karena dianggap menghina agama. Wajar saja, karena menurut kita Tuhan sangat senang kepada pujian-pujian yang kita sampaikan, doa yang kita panjatkan dan Firman Tuhan yang kita wartakan dan dengarkan. Semoga kita tidak terkejut, karena penilaian ini justru dilontarkan Nabi Amos pada abad 8-7 SM. Ada apa dengan ibadah Israel, sampai-sampai Tuhan menolak ibadah termasuk korban persembahan, musik dan nyanyian ?

Ibadah Israel hanya seremonial, terbatas dalam ruang ibadah dan tak berdampak dalam kehidupan sosial. Keadilan dan kebenaran Tuhan menjadi amat sulit di temui dalam kehidupan ( ayat 24). Sebaliknya penindasan, kecurangan bagi yang lemah dan tak berdaya menjadi tontonan yang biasa. Ironis, pemerannya adalah umat Tuhan yang mengakui TUHAN yang adil dan benar.

Kalau begitu ibadah bagaimana yang dikehendaki Tuhan? Ibadah yang merupakan ekspresi keadilan (Mispat) dan kebenaran (tsedaqa) dalam kehidupan sosial karena itu adalah cerminan karakter Allah. Ibadah bukan soal liturgi tetapi relasi umat yang benar yang harus diproyeksikan dalam pelayanan terhadap sesama.

Apakah kepedulian kita terhadap sesama telah menjadi satu bentuk ibadah nyata?

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan