Kepedulian Sosial

Kepedulian Sosial

Amos 5 :21-27

Belum ada komentar 196 Views

Andaikata ada seorang yang hadir dalam kebaktian, dan mengecam kebaktian kita sebagai ibadah yang tidak disukai Tuhan? Atau menyebut ibadah kita sebagai ibadah yang jahat di mata Tuhan? Bagaimana tanggapan kita sebagai warga jemaat?

Tentu kita marah dan kecewa. Bahkan mungkin memperkarakan orang tersebut ke pengadilan karena dianggap menghina agama. Wajar saja, karena menurut kita Tuhan sangat senang kepada pujian-pujian yang kita sampaikan, doa yang kita panjatkan dan Firman Tuhan yang kita wartakan dan dengarkan. Semoga kita tidak terkejut, karena penilaian ini justru dilontarkan Nabi Amos pada abad 8-7 SM. Ada apa dengan ibadah Israel, sampai-sampai Tuhan menolak ibadah termasuk korban persembahan, musik dan nyanyian ?

Ibadah Israel hanya seremonial, terbatas dalam ruang ibadah dan tak berdampak dalam kehidupan sosial. Keadilan dan kebenaran Tuhan menjadi amat sulit di temui dalam kehidupan ( ayat 24). Sebaliknya penindasan, kecurangan bagi yang lemah dan tak berdaya menjadi tontonan yang biasa. Ironis, pemerannya adalah umat Tuhan yang mengakui TUHAN yang adil dan benar.

Kalau begitu ibadah bagaimana yang dikehendaki Tuhan? Ibadah yang merupakan ekspresi keadilan (Mispat) dan kebenaran (tsedaqa) dalam kehidupan sosial karena itu adalah cerminan karakter Allah. Ibadah bukan soal liturgi tetapi relasi umat yang benar yang harus diproyeksikan dalam pelayanan terhadap sesama.

Apakah kepedulian kita terhadap sesama telah menjadi satu bentuk ibadah nyata?

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...