Kepedulian Sosial

Kepedulian Sosial

Amos 5 :21-27

Belum ada komentar 200 Views

Andaikata ada seorang yang hadir dalam kebaktian, dan mengecam kebaktian kita sebagai ibadah yang tidak disukai Tuhan? Atau menyebut ibadah kita sebagai ibadah yang jahat di mata Tuhan? Bagaimana tanggapan kita sebagai warga jemaat?

Tentu kita marah dan kecewa. Bahkan mungkin memperkarakan orang tersebut ke pengadilan karena dianggap menghina agama. Wajar saja, karena menurut kita Tuhan sangat senang kepada pujian-pujian yang kita sampaikan, doa yang kita panjatkan dan Firman Tuhan yang kita wartakan dan dengarkan. Semoga kita tidak terkejut, karena penilaian ini justru dilontarkan Nabi Amos pada abad 8-7 SM. Ada apa dengan ibadah Israel, sampai-sampai Tuhan menolak ibadah termasuk korban persembahan, musik dan nyanyian ?

Ibadah Israel hanya seremonial, terbatas dalam ruang ibadah dan tak berdampak dalam kehidupan sosial. Keadilan dan kebenaran Tuhan menjadi amat sulit di temui dalam kehidupan ( ayat 24). Sebaliknya penindasan, kecurangan bagi yang lemah dan tak berdaya menjadi tontonan yang biasa. Ironis, pemerannya adalah umat Tuhan yang mengakui TUHAN yang adil dan benar.

Kalau begitu ibadah bagaimana yang dikehendaki Tuhan? Ibadah yang merupakan ekspresi keadilan (Mispat) dan kebenaran (tsedaqa) dalam kehidupan sosial karena itu adalah cerminan karakter Allah. Ibadah bukan soal liturgi tetapi relasi umat yang benar yang harus diproyeksikan dalam pelayanan terhadap sesama.

Apakah kepedulian kita terhadap sesama telah menjadi satu bentuk ibadah nyata?

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...