Keluarga yang Tidak Mengilahikan hartanya

Markus 10:17-31

Belum ada komentar 153 Views

Harta yang paling berharga….

Setiap orang punya harta yang paling berharga dalam hidupnya. Anak saya punya box khusus berisi mainan favoritenya. Tidak ada seorangpun yang boleh membukanya. Sebagian besar kita tentu memiliki PIN atau kode rahasia sebagai akses untuk data ataupun barang berharga kita. Banyak di antara kita juga memiliki seseorang yang sangat berharga, tetapi juga keahlian dan jabatan yang sangat berharga bagi kita.

Saat Yesus meminta seorang yang banyak hartanya menjual seluruh hartanya (Markus 10), kecewa dan sedihlah ia. Dia masih ingin menikmati hartanya dan tidak rela memberikan semua hartanya kepada sesama seperti yang Tuhan kehendaki.

Dalam kisah yang berbeda, Tuhan meminta Ayub melepas semua harta dan keluarganya. Ayub bersaksi, “Allah telah membuatku putus asa dan gemetar” (Ayub 23:16). Imannya sempat goyah.

Pertanyaannya,

  1. Apa harta yang paling berharga dalam hidup kita?
  2. Jika Tuhan memintanya, apa reaksi kita?

Dalam bulan keluarga ini mari kita renungkan bersama siapa atau apa andalan kita. Memilih Yesus bukan berarti meninggalkan yang lainnya. Tetapi menyadari bahwa itu semua anugerahNya dan untuk pekerjaan Tuhanlah semua yang kita terima. Tuhan yang memberi, Tuhan yang memampukan kita untuk menggunakannya bagi pekerjaan Tuhan selain menikmatinya, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan!

Refleksi: Mari kita inventaris siapa dan apa saja harta berharga kita. Bagaimana cara kita memberikan mereka dan itu semua kepada Tuhan selain menikmati semua anugerah Tuhan itu.

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
Kegiatan