Keluarga yang Bersatu dan Saling Mendukung

Ayub 1:1, 2:1-10

Belum ada komentar 337 Views
Musuh persatuan adalah individualistis dan perceraian.

Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk? (Ayub 2:10b)

Sejak Ayub mengalami musibah: kehilangan semua anak-anaknya, hartanya dan dijauhi istrinya, beberapa teman secara intensif menemaninya. Mereka berbeda pendapat, tetapi mereka bersatu duduk bersama Ayub dalam sepi dan empati selama 7 hari 7 malam (Ayub 2:13).

Beberapa pertanyaan bagi kita dalam rangka Bulan Keluarga ini:

  1. Apakah kita menyediakan diri untuk duduk bersama merasakan yang anggota keluarga kita rasakan saat melewati hari-harinya dalam suka maupun susah?
  2. Apakah seperti Ayub kita tetap bersatu dengan Tuhan dalam suka maupun susah bersama keluarga kita juga?

Perjamuan Kudus bersama dengan anak hari ini mengajak kita bersatu dengan Tuhan tetapi juga dengan sesama. Bersatu dapat dilakukan dengan keberanian melepas apa yang kita pikir paling baik demi kepentingan diri kita sendiri dan mulai melihat apa yang paling baik demi kepentingan bersama. Itulah yang juga Tuhan Yesus kerjakan dalam hidupnya: tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan (Fil 2:5-7).

Refleksi: Apa milik kita yang kita tidak akan pertahankan demi kita bersatu dengan sesama, bahkan anggota keluarga kita?

(riajos)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • keluarlah
    Keluarlah, Berbuatlah!
    Kisah Para Rasul 2:1-21
    Sebelum peristiwa Pentakosta berlangsung, para murid tampaknya masih berada dalam situasi yang membingungkan hati. Tentu mereka sangat dikuatkan setelah...
  • dunia
    Bukan Dari Dunia Tapi Di Dalam Dunia
    Yohanes 17:6-19
    Doa terakhir Yesus yang direkam hanya di dalam Injil Yohanes ini sangat mendalam dan menawan. Ia berdoa bukan hanya...
  • sahabat
    Bukan Lagi Hamba Melainkan Sahabat
    Yohanes 15:15
    Kita sudah terlanjur memakai kata “pelayan,” “pelayanan,” melayani,” dan sejenis secara berlebihan. Seolah-olah semua kata tersebut menunjuk pada satu-satunya...
  • Cara Pandang Baru
    Cara Pandang Baru
    Kisah Para Rasul 8:26-40; Mazmur 22:25-31; 1 Yohanes 4:7-21; Yohanes 15:1-8
    Hal yang baru tidak selamanya menyenangkan. Hal baru yang mengubah kebiasaan lama bertahun-tahun biasanya tidak disukai bahkan sering mendapatkan...
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
Kegiatan