Keluarga yang Bersatu dan Saling Mendukung

Ayub 1:1, 2:1-10

Belum ada komentar 445 Views
Musuh persatuan adalah individualistis dan perceraian.

Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk? (Ayub 2:10b)

Sejak Ayub mengalami musibah: kehilangan semua anak-anaknya, hartanya dan dijauhi istrinya, beberapa teman secara intensif menemaninya. Mereka berbeda pendapat, tetapi mereka bersatu duduk bersama Ayub dalam sepi dan empati selama 7 hari 7 malam (Ayub 2:13).

Beberapa pertanyaan bagi kita dalam rangka Bulan Keluarga ini:

  1. Apakah kita menyediakan diri untuk duduk bersama merasakan yang anggota keluarga kita rasakan saat melewati hari-harinya dalam suka maupun susah?
  2. Apakah seperti Ayub kita tetap bersatu dengan Tuhan dalam suka maupun susah bersama keluarga kita juga?

Perjamuan Kudus bersama dengan anak hari ini mengajak kita bersatu dengan Tuhan tetapi juga dengan sesama. Bersatu dapat dilakukan dengan keberanian melepas apa yang kita pikir paling baik demi kepentingan diri kita sendiri dan mulai melihat apa yang paling baik demi kepentingan bersama. Itulah yang juga Tuhan Yesus kerjakan dalam hidupnya: tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan (Fil 2:5-7).

Refleksi: Apa milik kita yang kita tidak akan pertahankan demi kita bersatu dengan sesama, bahkan anggota keluarga kita?

(riajos)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan