Keluarga Kristen =  Keluarga yang Bersyukur dan Melayani

Keluarga Kristen = Keluarga yang Bersyukur dan Melayani

1 Timotius 1:12-17 (12)

Belum ada komentar 1308 Views

Dalam rangkaian nasihat Paulus guna mempersiapkan Timotius yang masih muda itu, ada 2 kata kunci yang relevan dengan penghayatan kita sebagai “keluarga perjanjian”, yaitu bersyukur dan melayani.

Paulus amat menyadari bahwa ia sebenarnya tidaklah layak untuk diampuni. Terutama mengingat apa yang pernah dilakukannya kepada orang-orang percaya di masa lalu, yaitu mengejar-ngejar dan menganiaya mereka. Sebab itu berarti bahwa ia telah melakukannya terhadap Tuhan sendiri. Namun itulah yang justru terjadi. Tuhan yang “dianiayanya” itu berkenan mengampuninya, menginsyafkannya, menguatkannya, bahkan memakainya sebagai pelayan-Nya. Oleh sebab itu ia amatlah bersyukur. Dari rasa syukur yang amat mendalam itu Paulus tiba pada kesadaran dan keyakinan, bahwa dengan itu ia dituntun agar dapat melayani-Nya. Ini adalah kesadaran yang amat krusial.

Rasa syukur bisa berhenti pada diri sendiri secara sempit, dan menolak untuk melihat lebih jauh. Abraham tidak berhenti pada “mendapat berkat”, tetapi menjalani hidup yang “diberkati agar menjadi berkat” (Kej. 12). Paulus pun meyakini hal yang sama. Ia yang tidak layak dibenarkan agar dapat melayani-Nya. Itu berarti Tuhan memercayainya dan berkenan memercayakan pelayanan sebagai rasul-Nya kepadanya.

Semangat dan mentalitas seperti inilah yang mestinya dijadikan paradigma keluarga Kristen yang adalah “keluarga perjanjian”. Allah dalam Kristus telah mengampuni dan menguatkan, serta senantiasa menuntun dan mengaruniakan berkat-Nya dalam segala bentuk. Dan keluarga Kristen mensyukuri semua itu, serta meresponsnya dengan melayani Tuhan dan sesama seoptimal dan sebaik mungkin.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan