Keluarga Kristen =  Keluarga yang Bersyukur dan Melayani

Keluarga Kristen = Keluarga yang Bersyukur dan Melayani

1 Timotius 1:12-17 (12)

Belum ada komentar 2165 Views

Dalam rangkaian nasihat Paulus guna mempersiapkan Timotius yang masih muda itu, ada 2 kata kunci yang relevan dengan penghayatan kita sebagai “keluarga perjanjian”, yaitu bersyukur dan melayani.

Paulus amat menyadari bahwa ia sebenarnya tidaklah layak untuk diampuni. Terutama mengingat apa yang pernah dilakukannya kepada orang-orang percaya di masa lalu, yaitu mengejar-ngejar dan menganiaya mereka. Sebab itu berarti bahwa ia telah melakukannya terhadap Tuhan sendiri. Namun itulah yang justru terjadi. Tuhan yang “dianiayanya” itu berkenan mengampuninya, menginsyafkannya, menguatkannya, bahkan memakainya sebagai pelayan-Nya. Oleh sebab itu ia amatlah bersyukur. Dari rasa syukur yang amat mendalam itu Paulus tiba pada kesadaran dan keyakinan, bahwa dengan itu ia dituntun agar dapat melayani-Nya. Ini adalah kesadaran yang amat krusial.

Rasa syukur bisa berhenti pada diri sendiri secara sempit, dan menolak untuk melihat lebih jauh. Abraham tidak berhenti pada “mendapat berkat”, tetapi menjalani hidup yang “diberkati agar menjadi berkat” (Kej. 12). Paulus pun meyakini hal yang sama. Ia yang tidak layak dibenarkan agar dapat melayani-Nya. Itu berarti Tuhan memercayainya dan berkenan memercayakan pelayanan sebagai rasul-Nya kepadanya.

Semangat dan mentalitas seperti inilah yang mestinya dijadikan paradigma keluarga Kristen yang adalah “keluarga perjanjian”. Allah dalam Kristus telah mengampuni dan menguatkan, serta senantiasa menuntun dan mengaruniakan berkat-Nya dalam segala bentuk. Dan keluarga Kristen mensyukuri semua itu, serta meresponsnya dengan melayani Tuhan dan sesama seoptimal dan sebaik mungkin.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...