Kasih: Berani mempercayai

Kasih: Berani mempercayai

Belum ada komentar 3 Views

Saya senang dengan terjemahan ayat bacaan kita dalam bahasa Indonesia sehari-hari (BIS): “Ia tahan menghadapi segala sesuatu dan mau percaya akan yang terbaik pada setiap orang; dalam keadaan yang bagaimanapun juga orang yang mengasihi itu tidak pernah hilang harapannya dan sabar menunggu segala sesuatu.”

Kasih, memang seharusnya mau mempercayai, bahwa dalam diri setiap orang selalu ada yang baik yang bisa dilakukannya. Karena itulah, orang yang mengasihi tidak pernah kehilangan pengharapan baiknya pada setiap orang. Ia juga selalu sabar menunggu datangnya yang baik itu. Teman-teman dari Rawinala serta tokoh gereja: Fanny J Crosby adalah bukti nyata, bahwa dalam segala keterbatasan, tetap ada sesuatu yang baik yang bisa dilakukan.

Bukankah kasih semacam ini yang selalu kita butuhkan dalam relasi kita dengan anggota keluarga dan sesama?

 

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan