Kasih: Berani mempercayai

Kasih: Berani mempercayai

Belum ada komentar 5 Views

Saya senang dengan terjemahan ayat bacaan kita dalam bahasa Indonesia sehari-hari (BIS): “Ia tahan menghadapi segala sesuatu dan mau percaya akan yang terbaik pada setiap orang; dalam keadaan yang bagaimanapun juga orang yang mengasihi itu tidak pernah hilang harapannya dan sabar menunggu segala sesuatu.”

Kasih, memang seharusnya mau mempercayai, bahwa dalam diri setiap orang selalu ada yang baik yang bisa dilakukannya. Karena itulah, orang yang mengasihi tidak pernah kehilangan pengharapan baiknya pada setiap orang. Ia juga selalu sabar menunggu datangnya yang baik itu. Teman-teman dari Rawinala serta tokoh gereja: Fanny J Crosby adalah bukti nyata, bahwa dalam segala keterbatasan, tetap ada sesuatu yang baik yang bisa dilakukan.

Bukankah kasih semacam ini yang selalu kita butuhkan dalam relasi kita dengan anggota keluarga dan sesama?

 

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dalam
    MENANTI dalam PERCAYA
    Lukas 13: 31 - 35
    Kapan pertolongan itu datang? Ini pertanyaan yang sulit dijawab karena kita tidak berkuasa atas waktu. Kapan semua ini akan...
  • AKU BERSERU, dan IA BERTINDAK
    Ul. 26:1-11; Mzm. 91:1-2, 9-16; Rm. 10:8-13; Luk. 4:1-13
    Ini adalah Minggu Pra Paska kita yang pertama dari rangkaian Paska yang panjang, diawali di Rabu Abu dan berakhir...
  • Saatnya Membuka Kerudung
    Keluaran 34:29-35
    Minggu ini adalah minggu transfigurasi. Minggu Transfigurasi merujuk pada peristiwa Yesus dimuliakan di atas gunung saat bertemu dengan Musa...
  • Mata Ganti Mata Dan Seluruh Dunia Buta
    Lukas 6:27-38
    Bukan hukum “kejahatan dibalas dengan kejahatan”  yang berlaku dalam ajaran Tuhan Yesus, melainkan hukum kasih. Sebab di balik hukum...
  • Berbahagia walau….
    Lukas 6: 17-26
    Ungkapan “berbahagialah” mengingatkan kita pada pengajaran Tuhan Yesus tentang “Kotbah di Bukit”. Sebutan berbahagialah mereka yang miskin, yang lapar...
Kegiatan