Karunia, Kasih dan Persekutuan

Karunia, Kasih dan Persekutuan

Belum ada komentar 13 Views

Ayat ini sering dipakai sebagai rumusan berkat, karena berwatak Trinitaris dan menegaskan penyertaan Allah Tritunggal di dalam hidup kita. Masing-masing Pribadi ilahi dinyatakan secara khusus di dalam kesatuan tak terpisahkan: karunia Kristus, kasih Bapa, dan persekutuan Roh Kudus.

Renungkanlah ketiga cara yang menggambarkan tindakan ilahi tersebut di dalam hidup kita. Bapa dipercaya sebagai sumber cinta kasih, baik di dalam persekutuan ilahi maupun kepada seluruh ciptaan. Kristus adalah tanda terjelas dan paling sempurna dari kasih yang menyelamatkan, yang memberi pengampunan tanpa mensyaratkan perbuatan baik kita. Akhirnya, karena keselamatan senantiasa berwatak komunal dan tidak pernah individual, maka keselamatan dan karunia Allah tersebut menciptakan persekutuan yang diasuh oleh Roh Kudus yang senantiasa mempersatukan Bapa dan Anak maupun Allah dan ciptaan.

Prinsip dasar dan kekuatan dari berkat trinitaris ini tidak ditemukan pada rumusan doktrin Trinitas melainkan pada keyakinan bahwa Allah Trinitas senantiasa menghamburi kita dengan curahan kasih dan karunia yang mengikat kita dengan Allah dan seluruh ciptaan. Hamburan kasih sayang Allah tersebut sungguh-sungguh bersifat surplus, superabundant, melimpah dan turah (Bahasa Jawa untuk melimpah).

Di hadapan hamburan kasih sayang ilahi itu, hidup kita bagaikan sebuah gelas kecil yang menerima curahan air terjun ilahi tersebut. Tak akan mampu ia menampung seluruhnya, bahkan apa yang dapat ditampungnya itu pun melimpah-ruah, siap terbagikan kepada sesama.

Maka ada beberapa sikap spiritual yang patut kita nyatakan dalam menerima limpahan kasih sayang ilahi itu: bersyukur, merasa cukup, sadar akan keterbatasan diri, serta bersedia berbagi. Betapa indah, kehidupan semacam itu.

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan