Kamu Adalah Garam Dunia

Matius 5:13

Belum ada komentar 98 Views

Garam merupakan contoh sederhana yang digunakan Tuhan Yesus untuk menjelaskan suatu nilai dan manfaat hidup yang begitu penting. Kehidupan itu sia-sia jika tidak memberi manfaat. Sebutan “Kamu adalah Garam dunia”, menunjuk pada suatu identitas diri dan karakter orang percaya. Garam dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan ikan, memberi cita-rasa dalam makanan, menyuburkan tanaman, dan sebagainya. Dengan demikian diharapkan keberadaan orang percaya dalam masyarakat dapat memberikan pengharapan, seperti misalnya tanah yang gersang setelah ditaburi garam, dapat menjadi subur kembali, lingkungan yang dulunya menakutkan menjadi indah dan elok. Orang-orang yang sudah mulai tawar hati kembali memperoleh semangat hidup.

Setiap tanggal 4 Februari dunia memeringatinya sebagai Hari Kanker. Saat seperti ini merupakan kesempatan mereflesikan, bagaimana menurunkan dampak dari penyakit yang sangat merusak ini dan sekaligus apa upaya yang bisa dilakukan bagi saudara-saudara kita yang menderita kanker.

Tema Hari Kanker mulai tahun 2016 ini adalah “We Can. I Can.” Melalui tema ini diharapkan “Kita dan saya” mau terlibat melakukan pencegahan kanker, mulai dari deteksi dini, vaksinasi, hingga menjaga pola hidup.

Garam memang hanya bagian kecil dari seluruh masakan, hanya satu sendok makan untuk seluruh masakan. Namun yang kecil itu dapat memberi dampak yang besar, memberi rasa enak, nyaman, nikmat dan menguatkan. Suatu perhatian, penghargaan, yang kecil dan sederhana terhadap para penderita kanker, dapat memberi perbedaan dalam diri mereka, tapi juga sekaligus dalam diri kita sendiri untuk melakukan pencegahan sedini mungkin. Namun sesuatu tindakan yang kecil tidak selalu gampang, untuk itu dibutuhkan tekad untuk mau melakukannya. Apakah kita terpanggil untuk mau melakukan yang kecil ini ?

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
  • Bangunlah dan Makanlah
    1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai...
  • Kehadiran Allah
    Menikmati Kehadiran Allah
    Kel. 16:2-4, 9-15; Mzm. 78:23-29; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35
    Roti gambaran energi yang dibutuhkan seseorang untuk dapat tetap hidup. Ketergantungan pada roti menunjukkan ketergantungan seseorang pada energi yang...
  • dalam kasih
    Berakar Dan Berdasar Dalam Kasih
    2 Raja-Raja 4:42-44; Mazmur 145:10-18; Efesus 3:14-21; Yohanes 6:1-21
    Kristus tentu tidak dapat dipisahkan dari kasih-Nya yang lebar dan dalam. Karena itu menerima Kristus berarti menerima kasih-Nya yang...
  • REKONSILIASI KEMANUSIAAN
    Rekonsiliasi Kemanusiaan
    Yeremia 23:1-6; Mazmur 23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Dunia kita adalah dunia yang terpecah-belah. Karena kita selalu menekankan identitas primordial. Apalagi diperkuat dengan politik identitas. Di tengah...
Kegiatan