Kamu Adalah Garam Dunia

Matius 5:13

Belum ada komentar 106 Views

Garam merupakan contoh sederhana yang digunakan Tuhan Yesus untuk menjelaskan suatu nilai dan manfaat hidup yang begitu penting. Kehidupan itu sia-sia jika tidak memberi manfaat. Sebutan “Kamu adalah Garam dunia”, menunjuk pada suatu identitas diri dan karakter orang percaya. Garam dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan ikan, memberi cita-rasa dalam makanan, menyuburkan tanaman, dan sebagainya. Dengan demikian diharapkan keberadaan orang percaya dalam masyarakat dapat memberikan pengharapan, seperti misalnya tanah yang gersang setelah ditaburi garam, dapat menjadi subur kembali, lingkungan yang dulunya menakutkan menjadi indah dan elok. Orang-orang yang sudah mulai tawar hati kembali memperoleh semangat hidup.

Setiap tanggal 4 Februari dunia memeringatinya sebagai Hari Kanker. Saat seperti ini merupakan kesempatan mereflesikan, bagaimana menurunkan dampak dari penyakit yang sangat merusak ini dan sekaligus apa upaya yang bisa dilakukan bagi saudara-saudara kita yang menderita kanker.

Tema Hari Kanker mulai tahun 2016 ini adalah “We Can. I Can.” Melalui tema ini diharapkan “Kita dan saya” mau terlibat melakukan pencegahan kanker, mulai dari deteksi dini, vaksinasi, hingga menjaga pola hidup.

Garam memang hanya bagian kecil dari seluruh masakan, hanya satu sendok makan untuk seluruh masakan. Namun yang kecil itu dapat memberi dampak yang besar, memberi rasa enak, nyaman, nikmat dan menguatkan. Suatu perhatian, penghargaan, yang kecil dan sederhana terhadap para penderita kanker, dapat memberi perbedaan dalam diri mereka, tapi juga sekaligus dalam diri kita sendiri untuk melakukan pencegahan sedini mungkin. Namun sesuatu tindakan yang kecil tidak selalu gampang, untuk itu dibutuhkan tekad untuk mau melakukannya. Apakah kita terpanggil untuk mau melakukan yang kecil ini ?

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...