Ibadah Yang Berkenan Kepada-Nya

Ibadah Yang Berkenan Kepada-Nya

3 Komentar 521 Views

Cukup banyak orang yang memahami, bahwa ‘Ibadah” adalah sekedar menjalankan aturan dan ritual keagamaan. Tentu itu penting. Namun ibadah yang berkenan kepadaNya bukan sekedar menjalankan aturan dan ritual keagamaan. Dalam surat Ibrani, nasihat mengenai ‘ibadah yang berkenan pada Allah’ (Ibr. 12:28) diletakkan dalam konteks Allah yang membebaskan, memberikan  sukacita dan kasih karunia (Ibr. 12:22-24).

Kita sebagai umatNya seharusnya mewujudkan model ibadah yang sesuai dengan kehendakNya, yaitu ibadah yang membebaskan, menghadirkan sukacita dan membawa kasih karunia. Dalam kerangka berpikir semacam itulah, kita bisa memahami, tindakan Yesus yang menyembuhkan seorang perempuan di hari Sabath. Kasih karunia yang Yesus nyatakan kepada perempuan itu tidak bisa dilepaskan dari ibadah yang sedang Ia lakukan di Bait Allah.

Begitu juga dalam kitab Trito Yesaya. Umat kembali diingatkan bahwa menjalankan ibadah bukan sekedar menjalankan ritual, seperti berpuasa, tetapi membebaskan orang dari belenggu kelaliman (Yes. 58:5-6). Tuhan berjanji akan menyertai umat yang melakukan ibadah konkrit seperti itu (Yes. 58:10-12).

Lalu bagaimana dengan model ibadah kita? Sudahkan kita menghadirkan kasih karunia Allah melalui ibadah kita?  Semoga melalui GKI yang hari ini berulang tahun, pembebasan dan kasih karunia Allah semakin nyata dirasakan oleh lingkungan di mana GKI di tempatkan Tuhan.

[RDj]

3 Comments

  1. Martinus

    Terima kasih pak Rudi untuk artikel di atas.
    Artikel di atas juga mengingatkan saya untuk terus beribadah secara nyata di tengah-tengah lingkungan kerja saya yang seringkali masih mengutamakan karir semata tanpa memberikan hasil kerja yang dapat menghadirkan kasih karunia Allah.
    Selamat beribadah sesuai dengan kehendakNya.

  2. Robert. Ħ Manumpil

    Terima kasih, firman Tuhan pagi ini mengingatkan saya untuk melakukan yg benar dan berkenan kepada Tuhan sbg ibadah yg sejati.

  3. Hengky

    Syalom Pak Rudi, terima kasih, renungan ini sangat menolong saya untuk memperkuat persiapan saya dalam melayani Tuhan di jemaat kami
    salam damai dari Tanah Papua

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan