Hidup berjaga-jaga

Hidup berjaga-jaga

Matius 25:1-13

Belum ada komentar 76 Views

Dalam injil Matius, ‘terang’ itu mempunyai pengertian yang spesifik, yaitu: perbuatan baik kita yang memuliakan Bapa yang di Sorga (bdk. Mat. 5:16). Tentu ‘terang’ itu tidak menyala dengan sendirinya. Selalu dibutuhkan ‘minyak’, yaitu energi untuk menyalakan ‘terang’. Dengan demikian, gadis yang membawa ‘minyak’ itu adalah mereka yang mempunyai cadangan energi untuk menjaga terang itu tetap menyala.

Dalam hidup ini, ada banyak hal yang bisa memudarkan bahkan mematikan segala perbuatan baik kita. Nah, apakah anda mempunyai cukup cadangan energi untuk menjaga ‘terang’ yaitu perbuatan baik anda tetap menyala? Lalu apakah ‘minyak’ yang menjadi cadangan energi itu? Ada orang yang mengartikan ‘minyak’ itu sebagai Firman Tuhan. Ada juga yang mengartikan sebagai Roh Kudus. Tetapi bagi saya, ‘minyak’ itu adalah KASIH.

KASIH adalah energi yang menggerakkan seluruh aktivitas dalam Kerajaan Allah. Melaluinya, perbuatan baik kita menyala menerangi kegelapan bumi ini. Hidup berjaga-jaga adalah hidup di dalam kasih. Kasih yang selalu membuahkan perbuatan baik. Ketika kita tidak mampu lagi untuk mengasihi, ketika kebencian menyeruak hadir dalam hidup kita, maka berhati-hatilah, karena ‘minyak’ kita mulai habis.

Karena itu jangan biarkan kebencian hadir. Teruslah belajar mengasihi siapapun. Jangan sampai kita kehilangan kasih dan kepedulian kita pada sesama. Sebelum Yesus menceritakan perumpamaan ‘gadis yang bodoh’ ini, Ia terlebih dahulu mengingatkan kita, bahwa kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin (Mat. 24:12). Apakah pelita kita masih menyala? Apakah kasih masih menjadi energi hidup kita?

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • medengarkan
    Berbicaralah Hamba-Mu Mendengarkan
    Peristiwa penyataan Allah pada Imam Eli dan Samuel, merupakan pengalaman yang langka dan mengejutkan mereka. Mengapa begitu sulit seseorang...
  • Berkenan Di Hadapan Allah
    Markus 1:4-11
    Baptisan Yesus menjadi peristiwa peneguhan yang dinyatakan Allah bukan saja bagi Yesus tetapi juga bagi setiap orang. Bagi setiap...
  • Merayakan Kebaikan Tuhan
    Yesaya 61:10-62:3; Mazmur 148; Galatia 4:4-7; Lukas 2:22-40
    Pengalaman hidup adalah pengalaman mengalami kebaikan Tuhan. Setiap hari kebaikan Tuhan dinyatakan bagi kita. Namun sering kali tidak peka...
  • Tak Pernah Ingkar Janji
    2 Samuel 7:1-11, 16; Mazmur 89:1-4, 19-26; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
    Sempurnalah kabar baik itu dengan berita tentang kelahiran Yesus. Allah yang menjadi manusia. Ini adalah fakta yang menggemparkan. Peristiwa...
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
Kegiatan