Hidup berjaga-jaga

Hidup berjaga-jaga

Matius 25:1-13

Belum ada komentar 74 Views

Dalam injil Matius, ‘terang’ itu mempunyai pengertian yang spesifik, yaitu: perbuatan baik kita yang memuliakan Bapa yang di Sorga (bdk. Mat. 5:16). Tentu ‘terang’ itu tidak menyala dengan sendirinya. Selalu dibutuhkan ‘minyak’, yaitu energi untuk menyalakan ‘terang’. Dengan demikian, gadis yang membawa ‘minyak’ itu adalah mereka yang mempunyai cadangan energi untuk menjaga terang itu tetap menyala.

Dalam hidup ini, ada banyak hal yang bisa memudarkan bahkan mematikan segala perbuatan baik kita. Nah, apakah anda mempunyai cukup cadangan energi untuk menjaga ‘terang’ yaitu perbuatan baik anda tetap menyala? Lalu apakah ‘minyak’ yang menjadi cadangan energi itu? Ada orang yang mengartikan ‘minyak’ itu sebagai Firman Tuhan. Ada juga yang mengartikan sebagai Roh Kudus. Tetapi bagi saya, ‘minyak’ itu adalah KASIH.

KASIH adalah energi yang menggerakkan seluruh aktivitas dalam Kerajaan Allah. Melaluinya, perbuatan baik kita menyala menerangi kegelapan bumi ini. Hidup berjaga-jaga adalah hidup di dalam kasih. Kasih yang selalu membuahkan perbuatan baik. Ketika kita tidak mampu lagi untuk mengasihi, ketika kebencian menyeruak hadir dalam hidup kita, maka berhati-hatilah, karena ‘minyak’ kita mulai habis.

Karena itu jangan biarkan kebencian hadir. Teruslah belajar mengasihi siapapun. Jangan sampai kita kehilangan kasih dan kepedulian kita pada sesama. Sebelum Yesus menceritakan perumpamaan ‘gadis yang bodoh’ ini, Ia terlebih dahulu mengingatkan kita, bahwa kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin (Mat. 24:12). Apakah pelita kita masih menyala? Apakah kasih masih menjadi energi hidup kita?

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
Kegiatan