Hidup berjaga-jaga

Hidup berjaga-jaga

Matius 25:1-13

Belum ada komentar 114 Views

Dalam injil Matius, ‘terang’ itu mempunyai pengertian yang spesifik, yaitu: perbuatan baik kita yang memuliakan Bapa yang di Sorga (bdk. Mat. 5:16). Tentu ‘terang’ itu tidak menyala dengan sendirinya. Selalu dibutuhkan ‘minyak’, yaitu energi untuk menyalakan ‘terang’. Dengan demikian, gadis yang membawa ‘minyak’ itu adalah mereka yang mempunyai cadangan energi untuk menjaga terang itu tetap menyala.

Dalam hidup ini, ada banyak hal yang bisa memudarkan bahkan mematikan segala perbuatan baik kita. Nah, apakah anda mempunyai cukup cadangan energi untuk menjaga ‘terang’ yaitu perbuatan baik anda tetap menyala? Lalu apakah ‘minyak’ yang menjadi cadangan energi itu? Ada orang yang mengartikan ‘minyak’ itu sebagai Firman Tuhan. Ada juga yang mengartikan sebagai Roh Kudus. Tetapi bagi saya, ‘minyak’ itu adalah KASIH.

KASIH adalah energi yang menggerakkan seluruh aktivitas dalam Kerajaan Allah. Melaluinya, perbuatan baik kita menyala menerangi kegelapan bumi ini. Hidup berjaga-jaga adalah hidup di dalam kasih. Kasih yang selalu membuahkan perbuatan baik. Ketika kita tidak mampu lagi untuk mengasihi, ketika kebencian menyeruak hadir dalam hidup kita, maka berhati-hatilah, karena ‘minyak’ kita mulai habis.

Karena itu jangan biarkan kebencian hadir. Teruslah belajar mengasihi siapapun. Jangan sampai kita kehilangan kasih dan kepedulian kita pada sesama. Sebelum Yesus menceritakan perumpamaan ‘gadis yang bodoh’ ini, Ia terlebih dahulu mengingatkan kita, bahwa kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin (Mat. 24:12). Apakah pelita kita masih menyala? Apakah kasih masih menjadi energi hidup kita?

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Serving, Kekuatan Melayani
    Markus 10:35-45
    Apakah anda punya saudara sekandung? Zebedeus memiliki setidaknya 2 anak dalam bacaan kita yang rupanya senang menjadi pengikut Yesus....
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....