Hidup Adalah Ujian!

Markus 1:9-15

Belum ada komentar 140 Views

Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil dari dunia pewayangan. Kawah ini ganas, banyak tantangan keras, dan cobaan yang hebat. Setiap orang yang masuk ke kawah ini akan memiliki dua pilihan, yaitu: menyelesaikan ujian dan semakin sakti atau kalah uji dan mati. Beberapa tokoh pewayangan yang berhasil menyelesaikan ujian dan semakin digdaya adalah Gatotkaca dan Wisanggeni. Namun yang tak berhasil adalah Nagatatmala.

Tuturan kisah pewayangan itu bisa kita tarik dalam hidup kita di dunia ini. Hidup di dunia ini adalah ujian bagi iman kita. Kehidupan kita di dunia ini, segala tindakan yang kita lakukan, yang bersumber dari penghayatan iman kita, akan mengarahkan kita pada dua pilihan yang sama. Panas dan begitu hebatnya tantangan hidup mengarahkan kita kelak pada hasil akhir menyelesaikan pertandingan (2 Tim. 4:7) dengan baik dan memelihara iman atau kita gagal mewujudkan iman pada Yesus dan berada dalam intaian alam maut.

Kesadaran bahwa hidup adalah ujian mengarahkan manusia untuk sadar pilihan. Free will yang diberikan Allah agar manusia dapat memilih, hendaknya tidak digunakan untuk mengambil pilihan yang salah dan jahat. Allah mengharapkan dengan cinta-Nya, kita memilih secara sadar untuk menjalani ujian di dunia ini dengan tetap setia pada pilihan yang baik dan benar.

Yesus memberikan teladan pada setiap kita. Ia hidup dan menjejak di dunia. Allah yang juga mengalami ujian di kehidupan di bumi ini. Ia digoda oleh rasa lapar dan roti (masalah perut) dan ego (masalah kuasa, ambisi duniawi, dan ‘playing God’). Namun Ia lulus. Ia tetap menjawab ujian itu dengan dasar kehendak Allah. Pencapaian ujian kehidupan itu akan kita tuai kelak, tetapi juga bisa kita rasakan sukacita dan kebahagiaannya di dunia ini. Rindukah Saudara menjalani ‘ujian kehidupan’ bersama Allah dan nantinya mengakhiri pertandingan dengan baik untuk mendapatkan mahkota kehidupan? Tenangkan dirimu, hilangkan cemasmu, dan arahkan dirimu hanya pada Kristus. Sssssst … harap tenang, hidup adalah ujian!

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
  • Sambutlah Kristus
    Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat...
  • syukur
    Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur
    Kolose 2:7
    Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya...
Kegiatan