Hati Yang Taat

Hati Yang Taat

1 Komentar 8 Views

Melalui pengalamannya sebagai seorang hamba Tuhan Karl Bart, seorang teolog dari Swiss, mengungkapkan bahwa “keberanian adalah rasa takut yang telah disertai dengan doa”.

Ungkapan ini secara nyata dialami oleh Maria dan Yusuf ketika mereka menghadapi situasi kehidupan yang sulit dan sangat menakutkan. Maria mengalami kebingungan dan terus bertanya dalam hati dan doanya, mengapa aku Tuhan? aku kan hanya seorang wanita biasa dari keluarga yang biasa-biasa, berasal dari Nazaret, tempat yang diabaikan dan tidak pernah diperhitungkan. Mengapa aku Tuhan? aku kan telah bertunangan dan jika aku hamil di luar pernikahan, maka semua orang di kampungku akan menyeret dan melempariku dengan batu, sesuai dengan hukum yang berlaku. Tapi……jika itu yang menjadi kehendakMu ya Tuhan, aku ini hambamu, lakukanlah sesuai dengan rencanaMu, pakailah hidupku agar bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Demikian juga pergumulan yang terjadi dalam diri Yusuf, mengapa aib ini harus terjadi pada tunanganku? aku sungguh mengasihinya dan kita sudah berjanji akan saling menjaga hidup yang kudus dihadapan Allah. Mengapa peristiwa ini terjadi dalam kehidupanku, kala aku berada di ambang kebahagiaan akan menikahi dambaan hatiku? Yusuf mengalami ketakutan, kebingungan, namun ia berserah pada kehendak Tuhan.

Pilihan dan panggilan Tuhan untuk menghadirkan Kristus dalam diri seseorang ternyata mengandung resiko yang tidak ringan dan ada konsekuensi yang harus ditanggung. Namun apapun resiko yang harus dihadapi, seseorang pasti akan punya keberanian untuk menghadapinya, asal kan tetap taat dan berharap dalam doa akan penyertaan dan campur tangan Tuhan. Amin

(TT)

1 Comment

  1. Rosalinda Sokoy

    saya mendapat berkat lewat khotbah ini secara khusus menuntun untuk lebih jauh dan mendalam dalam menghayati situasi dan kondisi hati perawan Maria dan Yusus saat itu. Kiranya kita dapat dipakai juga oleh Tuhan dalam panggilan dan pelayanan kita. Thanks.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
  • Menghidupi Pertobatan
    Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
    Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru....
  • Keluar Dari Kekelaman
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:1-7, 17-19; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Apakah Anda mengingat permainan petak umpet? Pada saat saya masih kecil, kami sering memainkan permainan ini. Satu orang menutup...
  • Yesus Raja dan Gembala
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24
    Minggu ini adalah Minggu Kristus Raja, akhir tahun liturgi gereja. Minggu depan adalah Adven I, awal tahun gereja. Gelar...
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
Kegiatan