Hati yang Menyembah

Hati yang Menyembah

Belum ada komentar 193 Views

Setiap orang (baca: hati) menyambut kedatangan Kristus dengan caranya sendiri-sendiri. Maria dengan pujian syukur dan ketaatannya. Yusuf dalam diam namun percaya, patuh dan berserah. Para gembala yang meninggalkan ternak mereka untuk menjumpai sang Kristus yang terbaring di palungan (barangkali) di kandang Betlehem. Herodes yang amat menguatirkan tahtanya, sehingga bersedia melakukan apapun demi menyingkirkan sang Kristus. Dan hari ini kita baca tentang para majus.

Secara romantis kita bisa mengatakan, bahwa para majus adalah raja-raja (lokal) yang tunduk pada kebesaran sang Kristus, menyembah-Nya serta mempersembahkan pemberian yang hanya patut bagi seorang raja. Atau secara simbolik kita bisa pula mengatakan bahwa kedatangan para majus adalah isyarat bahwa rencana penyelamatan Allah dalam Kristus menjangkau semua bangsa, bahkan segenap ciptaan. Yang jelas tersurat, adalah bahwa para majus adalah orang-orang yang percaya pada sang Kristus serta datang menyembah-Nya. Dan untuk itu mereka tidak menghitung-hitung siapa diri mereka, jarak dan waktu, usaha serta cara, apalagi harta.

Bagaimanakah dengan kita sendiri? “Epifani” berarti penyingkapan. Penyingkapan akan datangnya sang Kristus yang adalah sang Terang bagi dunia. Bila memang kita percaya bahwa kita berada dalam terang dan berarti adalah anak-anak terang, kita bisa belajar dari para majus bagaimana menyembah sang Terang itu. Menjumpai Dia tanpa menghitung-hitung apapun, serta bersedia menjadi alat-alat terang-Nya, dalam hidup ini.

[PWS]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan