Hati yang Menyembah

Hati yang Menyembah

Belum ada komentar 373 Views

Setiap orang (baca: hati) menyambut kedatangan Kristus dengan caranya sendiri-sendiri. Maria dengan pujian syukur dan ketaatannya. Yusuf dalam diam namun percaya, patuh dan berserah. Para gembala yang meninggalkan ternak mereka untuk menjumpai sang Kristus yang terbaring di palungan (barangkali) di kandang Betlehem. Herodes yang amat menguatirkan tahtanya, sehingga bersedia melakukan apapun demi menyingkirkan sang Kristus. Dan hari ini kita baca tentang para majus.

Secara romantis kita bisa mengatakan, bahwa para majus adalah raja-raja (lokal) yang tunduk pada kebesaran sang Kristus, menyembah-Nya serta mempersembahkan pemberian yang hanya patut bagi seorang raja. Atau secara simbolik kita bisa pula mengatakan bahwa kedatangan para majus adalah isyarat bahwa rencana penyelamatan Allah dalam Kristus menjangkau semua bangsa, bahkan segenap ciptaan. Yang jelas tersurat, adalah bahwa para majus adalah orang-orang yang percaya pada sang Kristus serta datang menyembah-Nya. Dan untuk itu mereka tidak menghitung-hitung siapa diri mereka, jarak dan waktu, usaha serta cara, apalagi harta.

Bagaimanakah dengan kita sendiri? “Epifani” berarti penyingkapan. Penyingkapan akan datangnya sang Kristus yang adalah sang Terang bagi dunia. Bila memang kita percaya bahwa kita berada dalam terang dan berarti adalah anak-anak terang, kita bisa belajar dari para majus bagaimana menyembah sang Terang itu. Menjumpai Dia tanpa menghitung-hitung apapun, serta bersedia menjadi alat-alat terang-Nya, dalam hidup ini.

[PWS]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...