Hari Tuhan, Takut atau Senang?

Hari Tuhan, Takut atau Senang?

1 Komentar 19 Views

Merapi menyala dan merajalela. “Wedus gembel” memporakporandakan apa saja yang dilandanya. Tetapi lihatlah, kemanusiaan sedang dibangun. Ketika rumah-rumah dibuka untuk para pengungsi. Ketika semua bersatu padu untuk membuat nasi bungkus buat para korban merapi. Suatu ‘nyanyian baru’ (Mz. 98:1) sudah dinyanyikan di tengah kebejatan moral disekitar kita! Surya kebenaran dan kesembuhan (Mal. 4:2) terbit buat para pengungsi. Semua itu ‘membakar’ dan mempermalukan (Mal. 4:1) mereka yang fasik dan tak bernurani!

Apakah semua itu kebetulan saja? Dalam perspektif iman kita melihat dibalik itu Tuhan yang datang melawat umatNya. Hari Tuhan datang! Pada waktu kebejatan moral terjadi di masa Maleachi. Hari Tuhan datang pada saat Merapi menyala dan merajalela. Hari Tuhan datang, setiap hari, dalam setiap pergumulan hidup kita. Menyemangati dan membangkitkan pengharapan kita. Tuhan tidak tidur. Gusti Allah ora sare! Tuhan terus bekerja untuk menyatakan kasih dan keadilanNya.

Karena itu sambutlah Tuhanmu dengan sukacita. Jangan kehilangan pengharapan di tengah kehidupan yang nampaknya tak berpengharapan. Perbaharui terus karya kasihmu! Nyanyikan selalu ‘nyanyian baru’ dari Tuhan. Jangan ikut ‘menyanyikan’ nada sumbang ketidak adilan dan kebejatan moral di sekitar kita. Jangan takut terhadap mereka yang fasik. Jangan takut tidak populer. Jangan takut tidak naik pangkat.

“Bahwa sesungguhnya hari itu datang….” (Mal. 4:1)

The day is coming….Haleluyah!

[RDj]

1 Comment

  1. Martinus

    Pak Rudi,
    Matur nuwun untuk artikel yang menguatkan..
    Kita terus berdoa untuk kita dan saudara seiman kita agar tetap mendapat kekuatan
    dalam menghadapi hari-hari yang tidak menentu ini.
    Tuhan Yesus memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan