Hari Tuhan, Takut atau Senang?

Hari Tuhan, Takut atau Senang?

1 Komentar 16 Views

Merapi menyala dan merajalela. “Wedus gembel” memporakporandakan apa saja yang dilandanya. Tetapi lihatlah, kemanusiaan sedang dibangun. Ketika rumah-rumah dibuka untuk para pengungsi. Ketika semua bersatu padu untuk membuat nasi bungkus buat para korban merapi. Suatu ‘nyanyian baru’ (Mz. 98:1) sudah dinyanyikan di tengah kebejatan moral disekitar kita! Surya kebenaran dan kesembuhan (Mal. 4:2) terbit buat para pengungsi. Semua itu ‘membakar’ dan mempermalukan (Mal. 4:1) mereka yang fasik dan tak bernurani!

Apakah semua itu kebetulan saja? Dalam perspektif iman kita melihat dibalik itu Tuhan yang datang melawat umatNya. Hari Tuhan datang! Pada waktu kebejatan moral terjadi di masa Maleachi. Hari Tuhan datang pada saat Merapi menyala dan merajalela. Hari Tuhan datang, setiap hari, dalam setiap pergumulan hidup kita. Menyemangati dan membangkitkan pengharapan kita. Tuhan tidak tidur. Gusti Allah ora sare! Tuhan terus bekerja untuk menyatakan kasih dan keadilanNya.

Karena itu sambutlah Tuhanmu dengan sukacita. Jangan kehilangan pengharapan di tengah kehidupan yang nampaknya tak berpengharapan. Perbaharui terus karya kasihmu! Nyanyikan selalu ‘nyanyian baru’ dari Tuhan. Jangan ikut ‘menyanyikan’ nada sumbang ketidak adilan dan kebejatan moral di sekitar kita. Jangan takut terhadap mereka yang fasik. Jangan takut tidak populer. Jangan takut tidak naik pangkat.

“Bahwa sesungguhnya hari itu datang….” (Mal. 4:1)

The day is coming….Haleluyah!

[RDj]

1 Comment

  1. Martinus

    Pak Rudi,
    Matur nuwun untuk artikel yang menguatkan..
    Kita terus berdoa untuk kita dan saudara seiman kita agar tetap mendapat kekuatan
    dalam menghadapi hari-hari yang tidak menentu ini.
    Tuhan Yesus memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan