Dipilih dan Dipanggil Oleh Kasih Karunia-Nya

Dipilih dan Dipanggil Oleh Kasih Karunia-Nya

Belum ada komentar 133 Views

Pernahkah Anda merenungkan “mengapa” dan “bagaimana” Anda tiba dan berada pada titik kehidupan Anda pada saat ini? Diserang oleh banyak pihak yang mempertanyakan otentisitas diri maupun pesannya sebagai rasul, Paulus merenungkannya dengan sungguh-sungguh. Dan ia tiba pada pemahaman yang amat mencerahkan.

Paulus meyakini bahwa ia ada pada titik kehidupannya saat itu oleh Kristus. Bahkan ia menyadari bahwa kehidupannya adalah bagian dari rencana Tuhan. Rencana yang tidak hanya menyangkut dirinya sendiri tetapi rencana kerajaan-Nya. Dalam terang itu, bahkan sejak dalam kandungan ia telah “dipilih” Tuhan (ayat 15).

Namun ia dipilih bukan oleh kehebatannya, karena ia menyadari betapa tidak layaknya ia baik di hadapan Tuhan maupun manusia. Ia dipilih hanya oleh “kasih karunia” (Yun.: kharis; Ingg.: grace) Kristus! Sekali lagi bukan karena ia dianggap lebih penting ketimbang orang lain, melainkan untuk dipakai oleh Tuhan. Untuk “diutus”, khususnya untuk menjadi rasul bagi orang-orang bukan Yahudi.

Kita pun tiba dan berada pada titik kehidupan kita pada saat ini hanya oleh kasih karunia Kristus. Kasih karunia yang diberikan semata-mata atas dasar kasih-Nya. Kita pun “dipilih” oleh Tuhan dalam rangka rencana-Nya yang adalah demi kebaikan kita dan semua orang. Oleh karena itu kita pun dipilih bukan karena kita lebih penting ketimbang orang lain, melainkan untuk “diutus” hidup seturut kehendak-Nya, dan menjadi saksi kebenaran dan kasih Tuhan melalui hidup kita setiap hari.

“Dipilih” dan “diutus” adalah “ditebus” oleh Tuhan dan “menyerahkan diri” kepada -Nya dalam baptisan dan pengakuan percaya. Sesuatu yang hanya mungkin oleh kasih karunia-Nya. Amazing grace…!

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan