Dipilih dan Dipanggil Oleh Kasih Karunia-Nya

Dipilih dan Dipanggil Oleh Kasih Karunia-Nya

Belum ada komentar 189 Views

Pernahkah Anda merenungkan “mengapa” dan “bagaimana” Anda tiba dan berada pada titik kehidupan Anda pada saat ini? Diserang oleh banyak pihak yang mempertanyakan otentisitas diri maupun pesannya sebagai rasul, Paulus merenungkannya dengan sungguh-sungguh. Dan ia tiba pada pemahaman yang amat mencerahkan.

Paulus meyakini bahwa ia ada pada titik kehidupannya saat itu oleh Kristus. Bahkan ia menyadari bahwa kehidupannya adalah bagian dari rencana Tuhan. Rencana yang tidak hanya menyangkut dirinya sendiri tetapi rencana kerajaan-Nya. Dalam terang itu, bahkan sejak dalam kandungan ia telah “dipilih” Tuhan (ayat 15).

Namun ia dipilih bukan oleh kehebatannya, karena ia menyadari betapa tidak layaknya ia baik di hadapan Tuhan maupun manusia. Ia dipilih hanya oleh “kasih karunia” (Yun.: kharis; Ingg.: grace) Kristus! Sekali lagi bukan karena ia dianggap lebih penting ketimbang orang lain, melainkan untuk dipakai oleh Tuhan. Untuk “diutus”, khususnya untuk menjadi rasul bagi orang-orang bukan Yahudi.

Kita pun tiba dan berada pada titik kehidupan kita pada saat ini hanya oleh kasih karunia Kristus. Kasih karunia yang diberikan semata-mata atas dasar kasih-Nya. Kita pun “dipilih” oleh Tuhan dalam rangka rencana-Nya yang adalah demi kebaikan kita dan semua orang. Oleh karena itu kita pun dipilih bukan karena kita lebih penting ketimbang orang lain, melainkan untuk “diutus” hidup seturut kehendak-Nya, dan menjadi saksi kebenaran dan kasih Tuhan melalui hidup kita setiap hari.

“Dipilih” dan “diutus” adalah “ditebus” oleh Tuhan dan “menyerahkan diri” kepada -Nya dalam baptisan dan pengakuan percaya. Sesuatu yang hanya mungkin oleh kasih karunia-Nya. Amazing grace…!

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...