Dahulu jauh Sekarang dekat

Dahulu jauh Sekarang dekat

Belum ada komentar 381 Views

Saat ini, apakah saudara merasa jauh dari Tuhan atau dekat dengan Tuhan?

Bacaan hari ini meyakinkan kita bahwa Allah mendekat kepada umat-Nya.

Pertama, dalam 2 Samuel 7, Daud tidak dapat mendengarkan suara Tuhan secara langsung. Tuhan berbicara kepada Natan terlebih dahulu, barulah Daud mengetahui kehendak Tuhan bagi-Nya. Ia tampak jauh, tetapi Natan menjadi perantara agar Daud menyadari kepedulian Allah terhadap dirinya, sebagai pemimpin bangsa. Allah yang sama juga peduli kepada kita.

Kedua, dalam Markus 6:30-34, Yesus dan murid-murid sebenarnya sangat lelah, bahkan makan pun mereka tidak sempat. Namun melihat sejumlah orang yang membutuhkan-Nya timbullah belas kasihan Yesus. Yesus yang sama juga berbelas kasihan kepada kita.

Ketiga, dalam Markus 6:53-56, Tuhan yang telah datang menjumpai manusia, dengan sabar melayani dan memenuhi kebutuhan manusia. Tuhan yang sama juga melayani dan memenuhi kebutuhan kita.

Sekarang, apakah kita mau menjadi kepanjangan tangan Tuhan dengan memiliki sikap peduli, berbelas kasihan dan terdorong untuk melayani serta memenuhi kebutuhan orang lain? Saat kita memilikinya, bukankah berarti Allah yang menggerakkan kita, juga dekat di hati kita?

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan