Dahulu jauh Sekarang dekat

Dahulu jauh Sekarang dekat

Belum ada komentar 519 Views

Saat ini, apakah saudara merasa jauh dari Tuhan atau dekat dengan Tuhan?

Bacaan hari ini meyakinkan kita bahwa Allah mendekat kepada umat-Nya.

Pertama, dalam 2 Samuel 7, Daud tidak dapat mendengarkan suara Tuhan secara langsung. Tuhan berbicara kepada Natan terlebih dahulu, barulah Daud mengetahui kehendak Tuhan bagi-Nya. Ia tampak jauh, tetapi Natan menjadi perantara agar Daud menyadari kepedulian Allah terhadap dirinya, sebagai pemimpin bangsa. Allah yang sama juga peduli kepada kita.

Kedua, dalam Markus 6:30-34, Yesus dan murid-murid sebenarnya sangat lelah, bahkan makan pun mereka tidak sempat. Namun melihat sejumlah orang yang membutuhkan-Nya timbullah belas kasihan Yesus. Yesus yang sama juga berbelas kasihan kepada kita.

Ketiga, dalam Markus 6:53-56, Tuhan yang telah datang menjumpai manusia, dengan sabar melayani dan memenuhi kebutuhan manusia. Tuhan yang sama juga melayani dan memenuhi kebutuhan kita.

Sekarang, apakah kita mau menjadi kepanjangan tangan Tuhan dengan memiliki sikap peduli, berbelas kasihan dan terdorong untuk melayani serta memenuhi kebutuhan orang lain? Saat kita memilikinya, bukankah berarti Allah yang menggerakkan kita, juga dekat di hati kita?

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • apakah
    Apakah yang Kamu Cari?
    Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:2-12;1 Korintus 1:1-9; Yohanes 1:29-42
    Injil Yohanes diawali dengan dua tema yang saling berkaitan: identitas Yesus dan makna dari pemuridan. “Lihatlah Anak domba Allah!”...
  • Cinta-Nya
  • Yesus Bukan Ancaman
    Matius 2:13-23
    Tema ini sangat menimbulkan kegelisahan. Kegelisan ini perlu untuk menumbuhkan iman. Mengapa ada orang yang menganggap Yesus ancaman? Siapa...
  • TAAT
    “Owww … Tidak berintegritas”, seru seorang kawan saat melihat seorang pengendara menerobos lampu merah. Ia kemudian berkata, “Punya SIM...
Kegiatan