Bukan Keperkasaan Bukan Kekuatan

Bukan Keperkasaan Bukan Kekuatan

Belum ada komentar 216 Views

Khotbah Zakaria berisi pesan Allah yang amat jelas, yaitu bahwa upaya Zerubabel untuk melakukan tugasnya sebagai pemimpin Israel, termasuk membangun kembali Bait Allah, niscaya akan berhasil. Asalkan ia tak melupakan, bahwa itu hanya akan terjadi, “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku..” (Za. 4:6).

Ini adalah tema yang amat kita gemari sejak Sekolah Minggu: “Tuhan yang akan berperang bagi kita! Dan bila IA di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita…?” Apakah ini lalu berarti bahwa dalam berbagai usaha dan pemecahan persoalan dalam hidup kita, kita cukup berpangku tangan saja dan menyilakan Tuhan yang bertindak? Ada 2 hal yang amat prinsipial di sini.

Pertama, segala sesuatu terjadi karena kekuatan Roh Allah. Dengan kemampuan dan kekuatan kita sendiri, kita takkan mampu melaksanakan apa pun yang Tuhan kehendaki bagi kita. Jelas yang dirujuk di situ adalah keperkasaan dan kekuatan tentara Israel. Tetapi juga dapat menunjuk pada kemampuan dan kekuatan kita dalam hidup ini.

Yang kedua, itu lalu berarti bahwa kita kemudian tidak dapat berpangku tangan saja. Khotbah Zakaria ditujukan kepada Zerubabel dan siapa pun yang aktif bekerja serta berusaha dalam “pekerjaan” Tuhan. Dalam diri Zerubabel hal itu adalah upayanya dengan segala daya untuk menuntaskan pembangunan Bait Allah. Sedangkan kita, dalam segala upaya kita untuk membangun hidup kita, dan jemaat kita, dengan segala program di dalamnya (termasuk Community Center), dalam terang pembangunan Kerajaan Allah. Di situ segala kemampuan dan kekuatan kita dibutuhkan, walau bukan yang terutama menjamin keberhasilan. Namun kesediaan kita untuk memberikan serta mengerahkan segenap pemberian Allah untuk “membangun”, niscaya akan dimanfaatkan Allah sebagai wahana karya-Nya.

Inilah sikap yang kiranya kita kembangkan dalam menantikan, menyambut dan mengalami kembali, penebusan Allah dalam Kristus.

 

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
  • segenap hati
    Dengan Segenap Hati?
    Yohanes 12:20-33
    Saat saya studi, saya bertemu dengan seorang pemimpin aliran UU. “Jadi, siapa Tuhan Yesus menurut aliranmu?” “Yesus itu, Guru...
Kegiatan