dunia

Bukan Dari Dunia Tapi Di Dalam Dunia

Yohanes 17:6-19

Belum ada komentar 87 Views

Doa terakhir Yesus yang direkam hanya di dalam Injil Yohanes ini sangat mendalam dan menawan. Ia berdoa bukan hanya bagi para murid-Nya saat itu, namun juga bagi kita saat ini, yaitu mereka “yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (ay. 20). Jadi, doa Yesus ini bersifat eskatologis, artinya, ia menunjuk pada umat percaya di segala abad dan tempat, hingga sampai akhir zaman. Inti doanya berdimensi ganda. Di satu sisi, Ia berdoa untuk kesatuan umat-Nya, sebagaimana tampil lewat kata-kata, “supaya mereka semua menjadi satu” (ay. 11, 21-23). Di sisi lain, ia berdoa agar para murid-Nya menyadari identitas mereka berhadapan dengan dunia.

Perihal identitas para murid di hadapan dunia, simaklah bagaimana Yesus menyajikan sedikitnya tiga dimensi dari identitas Kristiani: di dalam dunia (ay. 11), bukan dari dunia (ay. 14), dan diutus ke dalam dunia (ay. 18).

Identitas “di dalam dunia” menunjukkan habitasi. Tak ada tempat tinggal lain bagi orang Kristen selain dunia ini. Identitas “bukan dari dunia” menunjukkan distingsi, faktor pembeda orang Kristen dengan dunia, sebab Kristuslah yang menegaskan identitas Kristiani kita. Akhirnya, ketegangan antara habitasi dan distingsi ini dijembatani oleh misi, yaitu identitas para murid yang “diutus ke dalam dunia.”

Ketiga dimensi ini sama pentingnya dan kita tak boleh menekankan yang satu dengan ongkos kedua dimensi lainnya. Terlampau menekankan habitas “ di dalam dunia ” akan mudah menggelincirkan kita ke dalam hidup yang kompromistis. Terlampau menekankan distingsi “bukan dari dunia” akan menjerumuskan kita ke dalam sikap tak acuh pada dunia. Akhirnya, terlampau menekankan misi “ke dalam dunia” dapat membuat kita menjadi komunitas yang arogan, jika tidak malah agresif. Oleh karena itu, selamat menjaga ketegangan dari ketiga dimensi kita sebagai orang Kristen di dalam, bukan dari, sekaligus diutus ke dalam dunia.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Kepedulian
    Yesaya 53:4-12 dan Markus 10:35-45
    Keinginan untuk menjadi pusat perhatian menjadi begitu besar saat ini. Berbagai cara dan fasilitas saat ini membuat seseorang menjadi...
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
Kegiatan