Buah Roh: Damai

Buah Roh: Damai

1 Komentar 226 Views

Ada 3 prinsip utama jika kita merindukan damai sejahtera hadir dalam hati dan pikiran kita:

Pertama, TANPA YESUS DALAM HIDUP KITA, TIDAK ADA DAMAI. Paulus mengatakan di dalam Surat Roma 5 bahwa damai sejahtera hanya ada karena Yesus Kristus. Sejak kita beriman atau menyandarkan diri sepenuhnya kepada Kristus sebagai orang berdosa, maka hati dan pikiran kita akan dipenuhi damai.

Kedua, TANPA PENGAMPUNAN, TIDAK ADA DAMAI. Semakin kita menceritakan kebencian kita kepada seseorang, semakin panas amarah kita dan kita semakin menjauh dari damai Tuhan. Firman Tuhan dalam Roma 12 mengingatkan kita untuk mengupayakan perdamaian. Dalam bahasa lainnya, “Do your part to live in peace with everyone, as much as possible.” Maksudnya, ada kalanya kita tidak dapat berbuat apa-apa, mungkin orang yang membenci kita meninggal dunia, mungkin orang yang tidak akur dengan kita hidup di negara lain dan ada banyak kemungkinan yang membuat kita tidak dapat lagi berhubungan dengan dia. Tetapi jika masih dimungkinkan, lakukan tugas atau bagian kita untuk menciptakan perdamaian dengan orang tersebut. Sehingga jika dia masih membenci kita, itu adalah bagian tanggungjawab dia kepada Tuhan.

Ketiga, TANPA SYUKUR, TIDAK ADA DAMAI. Orang yang tidak pernah bersyukur, tidak akan pernah merasakan damai. Sebaliknya, orang yang selalu berupaya bersyukur, akan mengalami damai Tuhan mengalahkan kekuatirannya. Filipi 4 mengingatkan kita bahwa Paulus yang pernah dipenjara karena Kristus dan Timotius yang masih mudapun pasti mengalami masa kuatir. Tetapi mereka tidak membiarkan kekuatiran mereka menjadi pikiran utama mereka. Tetapi apa yang telah Tuhan ajarkanlah yang menjadi pikiran utama mereka, khususnya dalam hal bersyukur kepada Tuhan.

Apakah saudara telah mengalami karya Roh Kudus dalam hidup saudara? Inikah saatnya…

RJ

1 Comment

  1. Karel

    Buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia: 5: 22, 23).

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan