Kerajaan Maut

Bodoh Demi Kristus

1 Korintus 1:18

Belum ada komentar 93 Views

Di dalam 1 Korintus 1:18, Paulus berkata, “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.” Kebodohan yang dimaksud oleh Paulus harus kita pahami dalam konteks pertikaian di dalam jemaat Korintus, sebagaimana dicatat di dalam ayat 10-17. Setidaknya ada empat kelompok yang muncul: kelompok Paulus, kelompok Apolos, kelompok Kefas, dan kelompok Kristus. Terhadap friksi ini, Paulus bertanya perih: “Adakah Kristus terbagi-bagi?”

Sikap tega jemaat Korintus untuk memusuhi saudara seiman dan mendedikasikan diri pada satu kelompok yang memusuhi kelompok lain ini muncul justru karena setiap orang dan setiap kelompok merasa pintar dan benar. Mereka kurang mau dan mampu menjadi orang-orang Kristen yang “bodoh demi Kristus.” Prinsip “bodoh demi Kristus” harus menghasilkan sikap menghargai Kristus yang disalibkan yang menghimpun mereka ke dalam satu keluarga. Orang-orang Yunani dengan filsafat mereka menganggap diri pandai dan menganggap orang Kristen pandir karena percaya pada orang yang disalibkan itu. Padahal, justru kebenaran dan kebaikan dan keindahan ditemukan di dalam Kristus yang disalibkan itu. Ialah yang mempersatukan semua orang yang “mau-maunya” percaya pada Yang Tersalib itu.

Singkatnya, perpecahan muncul karena jemaat Korintus lebih memakai filosofi Yunani tampak membuat mereka pandai namun merasa diri paling pandai; mereka tampak benar dan merasa diri paling benar. Alhasil, pertikaian muncul.

Mari kita “bodoh demi Kristus,” dengan percaya bahwa kita dipersatukan oleh Dia yang tersalib demi kita. Berita salib itu membuat kita “diselamatkan.” Berita salib itulah “kekuatan Allah” sesungguhnya!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan