Bodoh Demi Kristus

1 Korintus 1:18

Belum ada komentar 149 Views

Di dalam 1 Korintus 1:18, Paulus berkata, “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.” Kebodohan yang dimaksud oleh Paulus harus kita pahami dalam konteks pertikaian di dalam jemaat Korintus, sebagaimana dicatat di dalam ayat 10-17. Setidaknya ada empat kelompok yang muncul: kelompok Paulus, kelompok Apolos, kelompok Kefas, dan kelompok Kristus. Terhadap friksi ini, Paulus bertanya perih: “Adakah Kristus terbagi-bagi?”

Sikap tega jemaat Korintus untuk memusuhi saudara seiman dan mendedikasikan diri pada satu kelompok yang memusuhi kelompok lain ini muncul justru karena setiap orang dan setiap kelompok merasa pintar dan benar. Mereka kurang mau dan mampu menjadi orang-orang Kristen yang “bodoh demi Kristus.” Prinsip “bodoh demi Kristus” harus menghasilkan sikap menghargai Kristus yang disalibkan yang menghimpun mereka ke dalam satu keluarga. Orang-orang Yunani dengan filsafat mereka menganggap diri pandai dan menganggap orang Kristen pandir karena percaya pada orang yang disalibkan itu. Padahal, justru kebenaran dan kebaikan dan keindahan ditemukan di dalam Kristus yang disalibkan itu. Ialah yang mempersatukan semua orang yang “mau-maunya” percaya pada Yang Tersalib itu.

Singkatnya, perpecahan muncul karena jemaat Korintus lebih memakai filosofi Yunani tampak membuat mereka pandai namun merasa diri paling pandai; mereka tampak benar dan merasa diri paling benar. Alhasil, pertikaian muncul.

Mari kita “bodoh demi Kristus,” dengan percaya bahwa kita dipersatukan oleh Dia yang tersalib demi kita. Berita salib itu membuat kita “diselamatkan.” Berita salib itulah “kekuatan Allah” sesungguhnya!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...