Bersukacitalah Dengan Orang Yang Bersukacita, Dan Menangislah  Dengan Orang Yang Menangis

Bersukacitalah Dengan Orang Yang Bersukacita, Dan Menangislah Dengan Orang Yang Menangis

2 Komentar 108 Views

Nama saya Yulianto – demikian kalimat pertama yang terungkap dari seorang berperawakan agak subur dengan tinggi badan sekitar 1,60 an, berumur sekitar 40 an lebih, mengenakan kaos kuning bertuliskan PRAY dengan celana pendek jeans warna biru dan yang menarik wajah yang terkombinasi antara sukacita, menangis dan kegelisahan. “Saya bukan siapa-siapa, kalau tangan Tuhan tidak menolong hidupku. Ia yang punya kehidupan ini, telah memberikan beban, eh salah bukan beban tapi lebih pada memberi kesempatan untuk ambil bagian dalam pelayanan-Nya bagi bangsa dan Negara ini dan bukan hanya sebagai pemerhati, pendengar atau penonton di ibadah pada hari minggu. Do something (lakukan sesuatu) bagi yang lain,. Bersukacitalah  dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis.”

Perjumpaan dengan Tuhan telah mendorong pak Yulianto yang juga seorang pengusaha muda, mendirikan “Kampoeng Kids” yaitu tempat belajar, bermain dan bekerja, khususnya bagi anak-anak yatim piatu atau yang tidak mampu membiayai sekolahnya. Mereka adalah anak-anak remaja (SMA) dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Keterbukaan dan kepedulian pak Yulianto, mengingatkan pada visi dan misi GKI Pondok Indah yang saat ini memasuki usia ke – 27  yaitu sebagai jemaat yang hidup, terbuka, partisipatif dan peduli.

Dengan pertolongan Tuhan, jemaat GKIPI telah melakukan berbagai pelayanan “bagi yang lain”,  namun kenyataan di sekitar kita masih banyak  orang yang perlu mendapatkan perhatian. Dalam rasa syukur, mari merenung kembali atas kesempatan yang Tuhan berikan kepada setiap jemaat untuk melakukan pelayanan kepedulian dengan mengikis “budaya egoisme” dan menggantinya dengan “budaya peduli” bagi yang lain.
(TT)

2 Comments

  1. Pdt.Dr.Heryanto

    Saya sangat terggugah atas pemikiran dan pelayanan sdr/Bapak Yulianto. Saya berdoa supaya sdr/Bapak Yulianto tetap diberikan Kemampuan Dan hikmat dari Tuhan kita Yesus Kristus sehingga dapat memaksimalkan pelayanan Injil secara maksimal untuk memuliakan Tuhan Yesus Kristus.

  2. NOVI

    khotbahnya sungguh memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
  • Menghidupi Pertobatan
    Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
    Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru....
  • Keluar Dari Kekelaman
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:1-7, 17-19; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Apakah Anda mengingat permainan petak umpet? Pada saat saya masih kecil, kami sering memainkan permainan ini. Satu orang menutup...
  • Yesus Raja dan Gembala
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24
    Minggu ini adalah Minggu Kristus Raja, akhir tahun liturgi gereja. Minggu depan adalah Adven I, awal tahun gereja. Gelar...
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
Kegiatan