Berpaling Kepada Kehidupan

Berpaling Kepada Kehidupan

Belum ada komentar 8 Views

Saat Maria berlari meninggalkan kubur, pesan yang hendak disampaikannya kepada para murid adalah, “Yesus hilang!”  (ayat 2 mengatakan, “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu dimana Ia diletakkan!”).  Tampak sekali bahwa pesan itu menunjukkan sebuah kebingungan, sebuah ketakutan atau sebuah ketidakmengertian setelah Maria melihat kubur kosong.

Respon kedua yang dilakukan Maria saat kembali ke kubur kosong, Maria menangis tanpa pengharapan. Dukanya sangat mendalam sehingga saat malaikat maupun Yesus datang menemuinya, hati Maria tetap memandang kubur kosong dengan perasaan duka tanpa pengharapan.

Barulah setelah Yesus memanggil namanya, Maria tampak terbangun dari tidur rohaninya sehingga ia tersentak. Maria baru menyadari bahwa Yesus tidak hilang, melainkan ada di dekatnya.  Yang menarik, ada 2 tindakan yang Maria lakukan dengan respon berbeda.

Pertama, Maria menoleh ke belakang (ayat 14) saat Yesus memanggilnya. Namun Maria tetap berduka. Kedua, Maria berpaling (ayat 16) saat Yesus memanggil namanya dan segera ingin menggapai Yesus.

Apa yang membuat Maria berpaling dari keputusasaan kepada kehidupan? Secara hurufiah, panggilan Yesus kepada Maria.  Di ayat 13, Yesus menggunakan kata “Ibu” sedangkan di ayat 16, Yesus memanggil nama “Maria”secara pribadi.

Di hari Paska ini, sudahkah anda mendengar suara Yesus memanggil anda dan keluarga secara pribadi? Sehingga se-“kosong” apapun jalan di depan kita, kita tetap tegar dan dapat mengatakan, “Aku telah melihat Tuhan!” Selamat Paska!

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan