Berpaling Kepada Kehidupan

Berpaling Kepada Kehidupan

Belum ada komentar 19 Views

Saat Maria berlari meninggalkan kubur, pesan yang hendak disampaikannya kepada para murid adalah, “Yesus hilang!”  (ayat 2 mengatakan, “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu dimana Ia diletakkan!”).  Tampak sekali bahwa pesan itu menunjukkan sebuah kebingungan, sebuah ketakutan atau sebuah ketidakmengertian setelah Maria melihat kubur kosong.

Respon kedua yang dilakukan Maria saat kembali ke kubur kosong, Maria menangis tanpa pengharapan. Dukanya sangat mendalam sehingga saat malaikat maupun Yesus datang menemuinya, hati Maria tetap memandang kubur kosong dengan perasaan duka tanpa pengharapan.

Barulah setelah Yesus memanggil namanya, Maria tampak terbangun dari tidur rohaninya sehingga ia tersentak. Maria baru menyadari bahwa Yesus tidak hilang, melainkan ada di dekatnya.  Yang menarik, ada 2 tindakan yang Maria lakukan dengan respon berbeda.

Pertama, Maria menoleh ke belakang (ayat 14) saat Yesus memanggilnya. Namun Maria tetap berduka. Kedua, Maria berpaling (ayat 16) saat Yesus memanggil namanya dan segera ingin menggapai Yesus.

Apa yang membuat Maria berpaling dari keputusasaan kepada kehidupan? Secara hurufiah, panggilan Yesus kepada Maria.  Di ayat 13, Yesus menggunakan kata “Ibu” sedangkan di ayat 16, Yesus memanggil nama “Maria”secara pribadi.

Di hari Paska ini, sudahkah anda mendengar suara Yesus memanggil anda dan keluarga secara pribadi? Sehingga se-“kosong” apapun jalan di depan kita, kita tetap tegar dan dapat mengatakan, “Aku telah melihat Tuhan!” Selamat Paska!

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bersyukurlah
    Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun...
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...