Belas Kasihan dan Integritas

Belas Kasihan dan Integritas

Belum ada komentar 134 Views

Dalam presidential lecture di Istana Negara, Rabu 15 September 2010, Profesor David T. Elwood (Dekan Harvard Kennedy School) menyebutkan 4 syarat (elemen) penciptaan lapangan kerja dan penghapusan kemiskinan: ekonomi kuat, keunggulan komparatif, kelembagaan dan pemerintahan yang mantap, serta progam mengatasi kemiskinan yang dirancang baik. Tentunya tak perlu diragukan kompetensi Elwood mengajukan 4 syarat itu. Namun ada sebuah pertanyaan yang mengusik: “Bisakah kemiskinan benar-benar diatasi, bila masyarakat kita terdiri atas orang-orang yang tak kenal belas kasihan dan kepedulian pada (nasib) orang miskin?”

Seruan keadilan sosial, terutama belas-kasihan kepada mereka yang tidak seberuntung kita, yang tertindas dalam segala hal, yang miskin, dalam kitab Amos (Amos 8:4-7), menunjukkan sebuah syarat lain yang hakiki. Tanpa belas kasihan kehidupan bersama akan kian digeragoti mentalitas menguntungkan diri sendiri yang memperlakukan sesama sekadar sumber menimbun keuntungan tanpa mempertimbangkan kejujuran apalagi keadilan. Lebih jauh lagi Nabi Amos menegaskan, bahwa hal itu hanya mungkin bila kehidupan dilihat dan dijalani secara utuh (integrated) bersama Tuhan, yang empunya kehidupan.

Amat indah kata-kata Thomas Merton (penulis dunia, biarawan ) tentang belas-kasihan: “The whole idea of compassion is based on a keen awareness of the interdependence of all these living beings, which are all part of one another, and all involved in one another.” Sebab belas kasihan bukanlah sekadar tindakan sesaat apalagi sesekali. Belas kasihan yang insidental, bisa dan biasanya berdasar pada berbagai motivasi yang tidak tulus apalagi lurus. Belas kasihan mesti menjadi sesuatu yang menetap, bahkan gaya hidup. Belas kasihan yang takkan mungkin tanpa integritas.

Mari, kita mulai dari diri kita masing-masing: menjaga integritas kita di hadapan Tuhan dan sesama, sehingga belas kasihan menjadi second nature kita, orang percaya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan