Bangkitlah, kemuliaan Tuhan terbit atasmu

Yesaya 60:1-6; Mazmur 72:1-7, 11-15; Efesus. 3:1-12; Matius 2:1-12

Belum ada komentar 586 Views

Epifani mengingatkan kita pada tindakan penyelamatan Allah bagi dunia. Kedatangan-Nya yang disimbolkan sebagai terang illahi. Terang yang membawa perubahan (transformasi) dalam kehidupan. Ketika seluruh kehidupan telah rusak, kehilangan harapan maka terang illahi mengubah segala sesuatunya. Terang itu bukan milik Israel, bukan juga milik kita. Bukan karena pengetahuan moralitas, apa yang baik dan benar maka kita mampu menyatakan terang tetapi terang itu adalah anugerah. Terang itu adalah Allah.

Perubahan hidup tidak terjadi seperti sulap, terang illahi mengundang kita bukan saja untuk menerima terang dan hidup di dalamnya tetapi juga mengutus kita untuk menyatakan terang dalam kehidupan. Bangkitlah dan menjadi teranglah adalah sebuah seruan dan undangan bagi Israel untuk mengalami transformasi hidup. Bangkitlah! Undangan semangat untuk memulai hidup yang baru dalam nilai dan sukacita yang baru yang berasal dari terang illahi. Terang Tuhan terbit atasmu (ayat 2). Terang Allah telah menjadi dasar bagi perubahan hidup umat. Apa yang terjadi ketika terang illahi itu dinyatakan? Orang lain ikut melihat, mengenal terang itu dan datang kepada terang tersebut (ayat 3-4).

Minggu epifani ini mengajak kita untuk melanjutkan hidup kita dalam terang Kristus yang telah lahir di tengah dunia dan menerangi dunia. Semangat natal adalah semangat untuk hidup dalam terang. Memberi hidup kita untuk menyatakan terang illahi dan inilah adalah perjuangan sepanjang hidup kita. Allah memampukan kita untuk terus mengerjakannya sebab di dalam kemuliaan dan kuasa-Nya, Ia terus meneguhkan kita untuk bersinar terang bagi kemuliaan Tuhan.

Yang illahi telah menampakkan terang-Nya agar kita mengenal dan hidup dalam terang itu. Terang illahi yang bersinar dalam kata dan perbuatan, dalam kerja dan perjuangan agar dunia ini terus mengalami perubahan, menghadirkan damai sejahtera bagi kemuliaan nama Kristus.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Belalah Hakku!
    Hak dan kewajiban selalu menjadi satu rangkaian tak terpisahkan. Katakanlah anak memiliki hak untuk dididik dengan baik, pada saat...
  • Ruang
    Rangkullah dan Beri Ruang!
    Seorang teman berujar bahwa dunia ini semakin sempit. Sumber daya terbatas, pekerjaan terbatas, dan semua serba terbatas. Perkataannya itu...
  • Tanpa Pamrih
    Aksi Cinta Tanpa Pamrih
    Mungkinkah ada cinta tanpa pamrih? Beberapa orang mengatakan bahwa cinta yang tulus adalah cinta tanpa pamrih. Sebagian lainnya mengatakan...
  • Rasa cukup
    Rasa Cukup Dan Hidup Yang Kekal
    Amos 6:1, 4-7; Mazmur 146; I Timotius 6: 6-19; Lukas 16: 19-31
    Tidak ada yang menyangkal bahwa setiap manusia hanya memiliki kehidupan yang sementara di dunia ini, karena suatu ketika ia...
  • keselamatan
    Keselamatan Universal atau Partikular ?
    I Timotius 2: 1-7
    Keselamatan bagi semua orang terjadi ketika manusia Kristus Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia (ay.6). Rasul Paulus...
Kegiatan