Bangkitlah, kemuliaan Tuhan terbit atasmu

Yesaya 60:1-6; Mazmur 72:1-7, 11-15; Efesus. 3:1-12; Matius 2:1-12

Belum ada komentar 446 Views

Epifani mengingatkan kita pada tindakan penyelamatan Allah bagi dunia. Kedatangan-Nya yang disimbolkan sebagai terang illahi. Terang yang membawa perubahan (transformasi) dalam kehidupan. Ketika seluruh kehidupan telah rusak, kehilangan harapan maka terang illahi mengubah segala sesuatunya. Terang itu bukan milik Israel, bukan juga milik kita. Bukan karena pengetahuan moralitas, apa yang baik dan benar maka kita mampu menyatakan terang tetapi terang itu adalah anugerah. Terang itu adalah Allah.

Perubahan hidup tidak terjadi seperti sulap, terang illahi mengundang kita bukan saja untuk menerima terang dan hidup di dalamnya tetapi juga mengutus kita untuk menyatakan terang dalam kehidupan. Bangkitlah dan menjadi teranglah adalah sebuah seruan dan undangan bagi Israel untuk mengalami transformasi hidup. Bangkitlah! Undangan semangat untuk memulai hidup yang baru dalam nilai dan sukacita yang baru yang berasal dari terang illahi. Terang Tuhan terbit atasmu (ayat 2). Terang Allah telah menjadi dasar bagi perubahan hidup umat. Apa yang terjadi ketika terang illahi itu dinyatakan? Orang lain ikut melihat, mengenal terang itu dan datang kepada terang tersebut (ayat 3-4).

Minggu epifani ini mengajak kita untuk melanjutkan hidup kita dalam terang Kristus yang telah lahir di tengah dunia dan menerangi dunia. Semangat natal adalah semangat untuk hidup dalam terang. Memberi hidup kita untuk menyatakan terang illahi dan inilah adalah perjuangan sepanjang hidup kita. Allah memampukan kita untuk terus mengerjakannya sebab di dalam kemuliaan dan kuasa-Nya, Ia terus meneguhkan kita untuk bersinar terang bagi kemuliaan Tuhan.

Yang illahi telah menampakkan terang-Nya agar kita mengenal dan hidup dalam terang itu. Terang illahi yang bersinar dalam kata dan perbuatan, dalam kerja dan perjuangan agar dunia ini terus mengalami perubahan, menghadirkan damai sejahtera bagi kemuliaan nama Kristus.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan