Bangkitlah, kemuliaan Tuhan terbit atasmu

Yesaya 60:1-6; Mazmur 72:1-7, 11-15; Efesus. 3:1-12; Matius 2:1-12

Belum ada komentar 872 Views

Epifani mengingatkan kita pada tindakan penyelamatan Allah bagi dunia. Kedatangan-Nya yang disimbolkan sebagai terang illahi. Terang yang membawa perubahan (transformasi) dalam kehidupan. Ketika seluruh kehidupan telah rusak, kehilangan harapan maka terang illahi mengubah segala sesuatunya. Terang itu bukan milik Israel, bukan juga milik kita. Bukan karena pengetahuan moralitas, apa yang baik dan benar maka kita mampu menyatakan terang tetapi terang itu adalah anugerah. Terang itu adalah Allah.

Perubahan hidup tidak terjadi seperti sulap, terang illahi mengundang kita bukan saja untuk menerima terang dan hidup di dalamnya tetapi juga mengutus kita untuk menyatakan terang dalam kehidupan. Bangkitlah dan menjadi teranglah adalah sebuah seruan dan undangan bagi Israel untuk mengalami transformasi hidup. Bangkitlah! Undangan semangat untuk memulai hidup yang baru dalam nilai dan sukacita yang baru yang berasal dari terang illahi. Terang Tuhan terbit atasmu (ayat 2). Terang Allah telah menjadi dasar bagi perubahan hidup umat. Apa yang terjadi ketika terang illahi itu dinyatakan? Orang lain ikut melihat, mengenal terang itu dan datang kepada terang tersebut (ayat 3-4).

Minggu epifani ini mengajak kita untuk melanjutkan hidup kita dalam terang Kristus yang telah lahir di tengah dunia dan menerangi dunia. Semangat natal adalah semangat untuk hidup dalam terang. Memberi hidup kita untuk menyatakan terang illahi dan inilah adalah perjuangan sepanjang hidup kita. Allah memampukan kita untuk terus mengerjakannya sebab di dalam kemuliaan dan kuasa-Nya, Ia terus meneguhkan kita untuk bersinar terang bagi kemuliaan Tuhan.

Yang illahi telah menampakkan terang-Nya agar kita mengenal dan hidup dalam terang itu. Terang illahi yang bersinar dalam kata dan perbuatan, dalam kerja dan perjuangan agar dunia ini terus mengalami perubahan, menghadirkan damai sejahtera bagi kemuliaan nama Kristus.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #PekaTerhadapKaryaAllah
    Ada paham yang mengatakan bahwa karya Allah terbagi dalam periode waktu. Dahulu Bapa mencipta, lalu kemudian berhenti dan digantikan...
  • #hidupdalamkasihkarunia
    “… tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14-15) Dua kali Paulus, di dalam bacaan kita Minggu ini, menegaskan bahwa...
  • #MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup
    Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam...
  • #eskylmenoi #errimmenoi
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
Kegiatan