anjing dan ludah

Antara Anjing dan Ludah

Belum ada komentar 66 Views

Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia yang kerasukan setan, yang lain berisi penyembuhan yang Yesus lakukan atas diri seorang tuli dan gagap dengan memakai ludah. Keduanya memiliki satu kesamaan yang menonjol, yaitu penekanan pada hal-hal yang tampak rendah dan hina, namun yang dipakai oleh Yesus sebagai tanda rahmat ilahi yang menyembuhkan.

Di dalam kisah yang pertama, Yesus dengan “kasar” menggambarkan perempuan itu bagaikan anjing yang menanti makanan sang tuan. Hanya saja kita perlu ingat Yesus memakai kata “kunariois” (dari kata “kunarion”) yang berarti anjing peliharaan yang cilik. Jadi, yang dimaksudkan bukanlah anjing pada umumnya, namun anjing peliharaan yang disayang oleh sang tuan. Itu sebabnya, anjing peliharaan itu menanti di meja tuannya. Singkatnya, Yesus tidak tengah menghina perempuan itu namun mengakui bahwa ia tidak berada di luar pemeliharaan Tuhan.

Di dalam kisah yang kedua, Yesus meludahi telinga tuli orang yang disembuhkannya. Tampak menjijikkan. Akan tetapi, banyak budaya yang menyadari bahwa ludah memang menyembuhkan. Dunia medis menemukan bahwa terdapat elemen histatin di dalam ludah yang memang bersifat antibakterial.

Anjing dan ludah adalah simbol kehinaan. Namun kedua menjadi tanda penyembuhan ilahi yang Yesus lakukan. Ketika kepedulian ilahi hadir, maka yang hina menjadi mulia; nothing menjadi something; nobody menjadi somebody.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pemulihan telah dinyatakan
    Pemulihan Telah Dinyatakan, Sambutlah!
    Yesaya 65:17-25; Lukas 24:1-12
    Pada waktu renungan ini saya susun, pemilihan umum belum terjadi. Apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih, sebuah pertanyaan besar...
  • Menyatu Bersama Kristus
    Filipi 2:5-11; Lukas 22:14-23:56
    Kita itu berbeda. Cara pikir kita beda. Karakter beda. Dan banyak perbedaan lainnya. Itulah yang disebut ‘unik’. Manusia itu...
  • Terarah pada kristus
    Terarah pada Kristus
    Fil. 3:4-14; Yoh. 12:1-8
    Bagaimana memahami kata ‘terarah pada Kristus’? Syukurlah rasul Paulus membantu kita. Dalam Filipi 3:7 rasul Paulus menceritakan bagaimana keterarahannya...
  • Berdamai dengan Allah dan Sesama
    Luk. 15:1-3, 11-32
    Apakah yang melegakan seseorang untuk dapat menikmati hidupnya? Dibebaskan dari rasa bersalah dan merasakan bahwa Allah memperkenankan dirinya. Rasa...
  • dengarkanlah
    DENGARKANLAH DIA dan IA MEMBIMBINGMU
    Yes. 55:1-9; Mzm. 63:2-9; 1Kor. 10:1-13; Luk. 13:1-9
    Mendengarkan adalah tindakan yang membutuhkan perhatian untuk membuka diri memahami apa yang dimaksud. Tindakan ini tidak mudah. Pertama-tama kita...
Kegiatan