anjing dan ludah

Antara Anjing dan Ludah

Belum ada komentar 79 Views

Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia yang kerasukan setan, yang lain berisi penyembuhan yang Yesus lakukan atas diri seorang tuli dan gagap dengan memakai ludah. Keduanya memiliki satu kesamaan yang menonjol, yaitu penekanan pada hal-hal yang tampak rendah dan hina, namun yang dipakai oleh Yesus sebagai tanda rahmat ilahi yang menyembuhkan.

Di dalam kisah yang pertama, Yesus dengan “kasar” menggambarkan perempuan itu bagaikan anjing yang menanti makanan sang tuan. Hanya saja kita perlu ingat Yesus memakai kata “kunariois” (dari kata “kunarion”) yang berarti anjing peliharaan yang cilik. Jadi, yang dimaksudkan bukanlah anjing pada umumnya, namun anjing peliharaan yang disayang oleh sang tuan. Itu sebabnya, anjing peliharaan itu menanti di meja tuannya. Singkatnya, Yesus tidak tengah menghina perempuan itu namun mengakui bahwa ia tidak berada di luar pemeliharaan Tuhan.

Di dalam kisah yang kedua, Yesus meludahi telinga tuli orang yang disembuhkannya. Tampak menjijikkan. Akan tetapi, banyak budaya yang menyadari bahwa ludah memang menyembuhkan. Dunia medis menemukan bahwa terdapat elemen histatin di dalam ludah yang memang bersifat antibakterial.

Anjing dan ludah adalah simbol kehinaan. Namun kedua menjadi tanda penyembuhan ilahi yang Yesus lakukan. Ketika kepedulian ilahi hadir, maka yang hina menjadi mulia; nothing menjadi something; nobody menjadi somebody.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...