anjing dan ludah

Antara Anjing dan Ludah

Belum ada komentar 77 Views

Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia yang kerasukan setan, yang lain berisi penyembuhan yang Yesus lakukan atas diri seorang tuli dan gagap dengan memakai ludah. Keduanya memiliki satu kesamaan yang menonjol, yaitu penekanan pada hal-hal yang tampak rendah dan hina, namun yang dipakai oleh Yesus sebagai tanda rahmat ilahi yang menyembuhkan.

Di dalam kisah yang pertama, Yesus dengan “kasar” menggambarkan perempuan itu bagaikan anjing yang menanti makanan sang tuan. Hanya saja kita perlu ingat Yesus memakai kata “kunariois” (dari kata “kunarion”) yang berarti anjing peliharaan yang cilik. Jadi, yang dimaksudkan bukanlah anjing pada umumnya, namun anjing peliharaan yang disayang oleh sang tuan. Itu sebabnya, anjing peliharaan itu menanti di meja tuannya. Singkatnya, Yesus tidak tengah menghina perempuan itu namun mengakui bahwa ia tidak berada di luar pemeliharaan Tuhan.

Di dalam kisah yang kedua, Yesus meludahi telinga tuli orang yang disembuhkannya. Tampak menjijikkan. Akan tetapi, banyak budaya yang menyadari bahwa ludah memang menyembuhkan. Dunia medis menemukan bahwa terdapat elemen histatin di dalam ludah yang memang bersifat antibakterial.

Anjing dan ludah adalah simbol kehinaan. Namun kedua menjadi tanda penyembuhan ilahi yang Yesus lakukan. Ketika kepedulian ilahi hadir, maka yang hina menjadi mulia; nothing menjadi something; nobody menjadi somebody.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...