anjing dan ludah

Antara Anjing dan Ludah

Belum ada komentar 78 Views

Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia yang kerasukan setan, yang lain berisi penyembuhan yang Yesus lakukan atas diri seorang tuli dan gagap dengan memakai ludah. Keduanya memiliki satu kesamaan yang menonjol, yaitu penekanan pada hal-hal yang tampak rendah dan hina, namun yang dipakai oleh Yesus sebagai tanda rahmat ilahi yang menyembuhkan.

Di dalam kisah yang pertama, Yesus dengan “kasar” menggambarkan perempuan itu bagaikan anjing yang menanti makanan sang tuan. Hanya saja kita perlu ingat Yesus memakai kata “kunariois” (dari kata “kunarion”) yang berarti anjing peliharaan yang cilik. Jadi, yang dimaksudkan bukanlah anjing pada umumnya, namun anjing peliharaan yang disayang oleh sang tuan. Itu sebabnya, anjing peliharaan itu menanti di meja tuannya. Singkatnya, Yesus tidak tengah menghina perempuan itu namun mengakui bahwa ia tidak berada di luar pemeliharaan Tuhan.

Di dalam kisah yang kedua, Yesus meludahi telinga tuli orang yang disembuhkannya. Tampak menjijikkan. Akan tetapi, banyak budaya yang menyadari bahwa ludah memang menyembuhkan. Dunia medis menemukan bahwa terdapat elemen histatin di dalam ludah yang memang bersifat antibakterial.

Anjing dan ludah adalah simbol kehinaan. Namun kedua menjadi tanda penyembuhan ilahi yang Yesus lakukan. Ketika kepedulian ilahi hadir, maka yang hina menjadi mulia; nothing menjadi something; nobody menjadi somebody.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...