Allah yang memulihkan segala sesuatu

Allah yang memulihkan segala sesuatu

Yesaya 35:1-10

Belum ada komentar 348 Views

Di tengah kerusakan lingkungan hidup yang semakin meluas, berbagai kelemahan fisik dan penyakit serta kebobrokan mental manusia, mendengarkan Firman Tuhan dalam Yesaya 35 sungguh menyejukkan hati. Firman ini berada dalam konteks Yesaya 34, yaitu hukuman bagi bangsa-bangsa. Sebagai akibat dari hukuman itu terjadilah kerusakan di segala bidang kehidupan.

Tetapi kasih karunia Allah jauh melebihi kemarahan Allah. Dalam kasih karuniaNya, Allah datang untuk memulihkan. Kita yang menantikan Natal dalam pengharapan seharusnya berupaya mewujudkan kasih karunia Allah yang memulihkan itu. Karena itu, menjadi ironi, ketika Advent dan Natal, justru semakin menjauhkan kita dari karya Allah yang memulihkan.

Ornamen Natal yang justru merusak lingkungan. Sampah Natal yang berserakan. Segala pesta pora dan belanja Natal yang makin menjauhkan kita dari yang lemah, yang sakit, yang sungguh mengharapkan kepedulian kita untuk mendoakan dan menghibur. Sebuah upaya yang kalau tidak memulihkan fisik paling sedikit mental.

Di sinilah Firman Tuhan dalam Yesaya 35 kembali menyemangati kita untuk terus berjuang memulihkan segala kerusakan lingkungan dan kerusakan fisik serta mental manusia. Kelihatannya segala upaya ini utopis di tengah arus kuat yang justru semakin merusak. Namun dalam pengharapan, kita percaya, bahwa segala upaya kita tidak sia-sia. Allah sendiri yang nanti akan menyempurnakan segala upaya kita. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” (Wahyu 21:5 a)

(Rudjak, Advent 3,2013)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
  • Hidup dipelihara Tuhan
    Yohanes 17:1-11
    Doa Tuhan Yesus “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka (baca: para murid, jemaat Tuhan) dalam nama-Mu” (ay.11), sekaligus merupakan...
  • Saya Cinta Yesus
    Yohanes 14:15-21
    Definisi cinta yang dimaksud supaya tidak salah arah harus dikaitkan dengan konteks pembicaraan. Mencintai atau mengasihi merupakan kata yang...
  • The Journey Is Home
    Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60
    Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas. Melongok keluar sebentar, maka...
  • Hidup Bersatu
    Hidup Bersatu
    Kisah Para Rasul 2:42-47
    Pada masa ini, kesatuan sebagai warga negara Indonesia tampaknya sedang diuji. Sebab kita sedang menjalani kehidupan yang terpisah dari...
Kegiatan