Aku Telah Melihat Tuhan

Aku Telah Melihat Tuhan

Belum ada komentar 209 Views

Aku telah melihat Tuhan!, inilah pernyataan iman Paskah. Sebuah pernyataan iman yang lahir dari perjumpaan pribadi dengan Kristus yang bangkit. Sebuah perjumpaan yang membuat Maria menoleh ke sisi yang lain (Yoh. 20:14). Pandangannya tidak lagi tertuju pada situasi yang tanpa pengharapan. Perjumpaan Maria dengan Kristus yang bangkit mengubah kesedihan Maria menjadi sukacita kehidupan. Bahkan perjumpaannya dengan Kristus yang bangkit itu mendorongnya untuk bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”

Lalu bagaimana dengan kita? Mampukah kita juga bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau kita justru hanya bisa berkata: “Tuhanku telah diambil orang” Hidup kita gamang tanpa pegangan. Karena Tuhan sebagai pegangan terakhir, kitapun sudah tidak mampu lagi melihat-Nya, apalagi memegang-Nya. Jika situasi anda seperti itu, hari ini Yesus memanggil anda secara pribadi, seperti Ia sudah memanggil Maria. Ia mengajak anda untuk menoleh ke sisi lain kehidupan. Sesungguhnya dalam hidupmu selalu ada pengharapan, karena Yesus bangkit dan menang.

Lalu bagaimana dengan orang di sekitar kita? Mampukah mereka ‘melihat Tuhan’ melalui sapaan kita kepada mereka? Sehingga mereka bisa bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau jangan-jangan justru perjumpaan mereka dengan diri kita membuat mereka tidak lagi mampu melihat Tuhan yang seharusnya nampak melalui hidup kita?

Paskah adalah sebuah perjumpaan dan sapaan ilahi yang membawa pengharapan. Dimulai dalam hidup kita. Jika kita sudah mengalami perjumpaan itu, tidak cukup kita hanya merayakannya. Kita harus bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan