segala sesuatu baru

Aku menjadikan segala sesuatu baru

Wahyu 21:1-6

Belum ada komentar 258 Views

Allah menjadikan segala sesuatu baru? Bagaimana caranya? Wah…tentu kita akan diangkat dan diberi tempat baru yang nyaman. Entah apa namanya… Sorgakah? Firdauskah? Pendek kata tempat dimana aku bisa ‘melarikan diri’ dari dunia yang penuh dengan derita dan dosa ini… Begitukah?

Ternyata tidak! Justru Allah itu mendatangi kita. Ia diam di antara kita dan di situlah Allah membaharui segala sesuatu! (Wahyu 21:3). Bukankah sejak awal Alkitab selalu menyaksikan bagaimana Allah menyertai umatNya dalam menjalani hidup ini (bukan melarikan umatNya). Ketika Israel di padang gurun, Allah hadir dalam tiang awan dan tiang api. Ia juga hadir melalui para nabi. Lalu dalam Yesus, Allah hadir sebagai sang Imanuel, Allah di tengah umatNya. Lalu Allah juga hadir melalui Roh Kudus di hati kita.

Karena itu, alih-alih melarikan diri dari kegelapan hidup ini, hadapilah kegelapan itu bersama Allah. Dalam karya bersamaNya, kita akan dimampukan menghadapi berbagai masalah kehidupan ini. Lalu sebagai gerejaNya, kita juga dipanggil untuk membaharui segala sesuatu. Allah berkenan untuk berkarya melalui kita untuk menyatakan kuasa pembaharuanNya.

Barsediakah kita?

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan