segala sesuatu baru

Aku menjadikan segala sesuatu baru

Wahyu 21:1-6

Belum ada komentar 153 Views

Allah menjadikan segala sesuatu baru? Bagaimana caranya? Wah…tentu kita akan diangkat dan diberi tempat baru yang nyaman. Entah apa namanya… Sorgakah? Firdauskah? Pendek kata tempat dimana aku bisa ‘melarikan diri’ dari dunia yang penuh dengan derita dan dosa ini… Begitukah?

Ternyata tidak! Justru Allah itu mendatangi kita. Ia diam di antara kita dan di situlah Allah membaharui segala sesuatu! (Wahyu 21:3). Bukankah sejak awal Alkitab selalu menyaksikan bagaimana Allah menyertai umatNya dalam menjalani hidup ini (bukan melarikan umatNya). Ketika Israel di padang gurun, Allah hadir dalam tiang awan dan tiang api. Ia juga hadir melalui para nabi. Lalu dalam Yesus, Allah hadir sebagai sang Imanuel, Allah di tengah umatNya. Lalu Allah juga hadir melalui Roh Kudus di hati kita.

Karena itu, alih-alih melarikan diri dari kegelapan hidup ini, hadapilah kegelapan itu bersama Allah. Dalam karya bersamaNya, kita akan dimampukan menghadapi berbagai masalah kehidupan ini. Lalu sebagai gerejaNya, kita juga dipanggil untuk membaharui segala sesuatu. Allah berkenan untuk berkarya melalui kita untuk menyatakan kuasa pembaharuanNya.

Barsediakah kita?

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan