Air Mata

Air Mata

Belum ada komentar 8 Views

Tears are words the heart can’t express (anonim)

Tak sepatah kata pun terluncur dari mulut perempuan itu. Bungkam. Diam. Jika pun ia berucap, riuhnya pesta di rumah Simon pastilah bakal meredam suara lirihnya. Situasi siang itu sungguh canggung. Yesus datang ke rumah seorang Farisi, yang terpisah dari kebanyakan orang karena cara hidupnya yang saleh. Lantas, si perempuan berdosa itu mendesak masuk. Di hadapan Yesus, dua dunia berhadapan: si Farisi dan pendosa. Dan, untunglah, Yesus tidak mencoba memperdamaikan keduanya. Yesus justru mengkonfrontasikan keduanya. Dan Ia tak berdiri di tengah dan berkata bijak, “Saya netral!” Tidak!

Yesus memilih untuk berdiri di sisi si pendosa itu. Hati-Nya tergerak oleh airmata penuh penyesalan si perempuan itu, air mata yang muncul karena pengampunan ilahi. Dan segera, wewangian rahmat Allah memenuhi ruangan rumah itu … jauh lebih semerbak ketimbang bau parfum yang dituang perempuan itu. Semerbak menakjubkan itu muncul tatkala rangkulan ilahi penuh pengampunan dibasahi oleh tetes air mata si pendosa. Geoffrey dari Vendome (1093-1132) menulis peristiwa indah itu begini:

Kita tidak membaca bahwa perempuan itu berbicara, namun bahwa ia menangis; dan sekalipun demikian kita percaya bahwa ia berbicara dengan cara yang lebih baik, namun dengan air mata ketimbang kata-kata. Sungguh, berbicara dengan air mata lebih berarti di mata Allah. Sementara perempuan itu menjaga mulutnya bungkam, air mata mengalir deras; dan sementara lidahnya diam, air matanya mengucap pengakuan dengan lebih baik. (Sermon IX, PL 158, 271-72)

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan