Air Mata

Air Mata

Belum ada komentar 12 Views

Tears are words the heart can’t express (anonim)

Tak sepatah kata pun terluncur dari mulut perempuan itu. Bungkam. Diam. Jika pun ia berucap, riuhnya pesta di rumah Simon pastilah bakal meredam suara lirihnya. Situasi siang itu sungguh canggung. Yesus datang ke rumah seorang Farisi, yang terpisah dari kebanyakan orang karena cara hidupnya yang saleh. Lantas, si perempuan berdosa itu mendesak masuk. Di hadapan Yesus, dua dunia berhadapan: si Farisi dan pendosa. Dan, untunglah, Yesus tidak mencoba memperdamaikan keduanya. Yesus justru mengkonfrontasikan keduanya. Dan Ia tak berdiri di tengah dan berkata bijak, “Saya netral!” Tidak!

Yesus memilih untuk berdiri di sisi si pendosa itu. Hati-Nya tergerak oleh airmata penuh penyesalan si perempuan itu, air mata yang muncul karena pengampunan ilahi. Dan segera, wewangian rahmat Allah memenuhi ruangan rumah itu … jauh lebih semerbak ketimbang bau parfum yang dituang perempuan itu. Semerbak menakjubkan itu muncul tatkala rangkulan ilahi penuh pengampunan dibasahi oleh tetes air mata si pendosa. Geoffrey dari Vendome (1093-1132) menulis peristiwa indah itu begini:

Kita tidak membaca bahwa perempuan itu berbicara, namun bahwa ia menangis; dan sekalipun demikian kita percaya bahwa ia berbicara dengan cara yang lebih baik, namun dengan air mata ketimbang kata-kata. Sungguh, berbicara dengan air mata lebih berarti di mata Allah. Sementara perempuan itu menjaga mulutnya bungkam, air mata mengalir deras; dan sementara lidahnya diam, air matanya mengucap pengakuan dengan lebih baik. (Sermon IX, PL 158, 271-72)

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Sungsang
    Lukas 4:16-21, 11:11-13
    Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan...
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...