Yesus Teladan Ketaatan

Matius 4:1-11

Belum ada komentar 33 Views

“Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Mat. 4:10)

“Maaf Om, untuk sementara saya tidak boleh makan gorengan, kacang-kacangan, dan minum es. Mami melarang karena saya sedang batuk.” Itulah jawaban tegas Indra ketika saya mencoba menawari sejumlah makanan dan minuman. Ia ingat pesan ibunya demi kebaikannya; pulih dari batuknya.

Di awal tugas panggilan-Nya, Yesus dicobai sebagai Anak Allah. Kesetiaan Yesus sebagai Anak ditunjukkan ketika Ia berpegang pada firman Allah. Ketiga kutipan dari Ulangan 6-8 yang menjawab pencobaan dari Iblis, mengajarkan kepada kita tentang jalan kepatuhan pada firman seraya berbakti dan menyembah hanya kepada Allah. Melalui Musa, ajaran itu pernah diberikan kepada umat Israel, anak-anak terpilih dan terkasih Allah. Israel dicobai di padang gurun, dan ia gagal! Sebaliknya, di padang gurun, tiga kali Yesus dicobai dan Ia menang dari pencobaan itu. Ketiga pencobaan ini pada dasarnya mengungkapkan ketaatan hubungan Anak dengan Bapa. Yesus adalah teladan bagi semua anak-anak Allah yang digodai Iblis.

Di dalam Kristus, kita adalah anak-anak Allah. Tentu sebutan ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan di dalamnya terkandung komitmen ketaatan untuk melakukan kehendak Bapa. Memasuki Minggu Pra-Paskah pertama ini, marilah kita belajar taat seperti Yesus. Pencobaan bisa saja setiap hari akan selalu ada. Di sinilah ajang kita untuk membuktikan apakah kita benar-benar anak Allah atau bukan! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Status anak Allah dibuktikan bukan melalui ucapan bibir, melainkan cobaan yang harus dilalui.

Ayat Pendukung: Kej. 2:15-17; 3:1-7; Mzm. 32; Rm 5:12-19; Mat. 4:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan