Yesus Bukan Ancaman

Matius 2:13-23

Belum ada komentar 77 Views

Tema ini sangat menimbulkan kegelisahan. Kegelisan ini perlu untuk menumbuhkan iman. Mengapa ada orang yang menganggap Yesus ancaman? Siapa orang itu?

Saudara, janganlah menganggap bahwa orang yang terancam itu adalah orang yang tidak mengenal Kristus. Bisa jadi kita yang mengenal Kristus justru menganggap Kristus itu ancaman. Lho?

Bukankah setiap waktu konflik kepentingan terjadi dalam diri kita? Bukankah kita merasa gelisah dan terancam ketika kita diminta-Nya untuk jujur, murah hati, dan penuh kasih? Mengapa terancam? Bukankah kadangkala kita takut bila kita jujur, kita akan mendapat hambatan? Bukankah ketika kita murah hati kita cemas harta kita berkurang? Bukankah ketika penuh kasih, kita takut dipedaya? 

Yesus dan kehendak-Nya kadang kala menjadi ancaman bagi kita, bukan? Perasaan terancam itu adalah bukti bahwa kita kadang tidak percaya pada pemeliharaan Tuhan. Mengebutkan carilah dahulu kerajaan Allah lebih mudah daripada melakukannya. 

Ingat Saudara, Yesus dan nilai-nilai kehidupan yang ditawarkannya bukan ancaman. Nilai itu justru seharusnya dilakukan dengan sepenuh jiwa raga untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Yesus adalah sahabat dalam perjalanan hidup kita. Berjalanlah bersamanya dan berbahagialah mengerjakan kehendak-Nya.

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #kekelamandosa #belaskasihAllah #datangdanpulihkanlah
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:2-8, 18-20; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Hari ini kita memasuki masa Advent (adventus = kedatangan). Dalam empat minggu sebelum Natal, kita akan berada dalam masa...
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
Kegiatan