Ujian Pemulihan

Ayub 42:10-17

Belum ada komentar 64 Views

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (Ayb. 42:10)

Polesan hanya menyentuh bagian permukaan. Kesalehan sebagai polesan terlihat indah saat dipandang, tetapi saat diuji tampak watak aslinya. Melalui penderitannya, kesalehan Ayub diuji. Ia akhirnya menyadari bahwa pengenalannya akan Allah sebelumnya masih dalam tahap, “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau” (Ayb. 42:5). Pernyataan Ayub ini sungguh mengguncang! Ternyata, selama ini kesalehan Ayub dibangun dari “kata orang”.

Tahap pengenalan akan Allah, umumnya terjadi melalui perkataan orang lain. Namun, kita seharusnya mengenal Allah secara personal. Tahap ini tidak jarang kita alami melalui derita dan kegagalan. Kita dapat belajar hikmat dan pembentukan diri melalui derita dan kegagalan. Di dalam derita dan kegagalan terkandung anugerah pemulihan, asalkan kita belajar taat dan setia kepada Tuhan. Tanpa berpaut pada Tuhan, kita akan mengalami penderitaan dan kegagalan yang berujung pada rasa putus asa dan kematian.

Emas dan kayu ketika dibakar akan memberikan hasil yang berbeda. Emas yang dibakar akan menghasilkan emas pilihan, sedangkan kayu yang dibakar akan menjadi arang. Kesalehan yang dangkal akan menjadi “arang” saat dibakar oleh penderitaan dan kegagalan. Pemulihan Ayub merupakan pemulihan yang menyeluruh. Ayub dipulihkan dari kebanggaan akan kesalehannya. Tuhan mengaruniakan berkat dua kali lipat (ay. 10), baik berkat jasmani maupun rohani. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Pengenalan Allah sejati lahir dari perjumpaan personal, bukan dari “kata orang.”

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Ay. 42:10-17; Luk. 8:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...