Tuhan, Tolonglah Aku Yang Tidak Percaya Ini

Tuhan, Tolonglah Aku Yang Tidak Percaya Ini

Belum ada komentar 345 Views

Iman dan kerendah hatian adalah dua hal yang seharusnya muncul bersama. Mengapa demikian? Paling sedikit ada dua alasan:

  1. Dalam hidup ini selalu ada saja hal-hal yang kita ragukan di tengah keyakinan dan kepercayaan kita. Hal-hal semacam itu harus secara jujur kita akui di hadapan Tuhan.
  2. Allah menentang orang yang congkak tetapi mengasihani orang yang rendah hati (Yakobus 4:6). Siapakah kita sehingga kita bisa tampil dengan sikap arogan dan congkak di hadapan Allah?

Di sinilah tema kita lalu menjadi menarik. Ada satu ungkapan dari seorang ayah yang anaknya dirasuk setan. Dalam beberapa terjemahan, ungkapan ini diucapkan sambil meneteskan air mata: “Aku percaya, tolonglah aku yang tidak percaya ini”. Si ayah ini belajar mempercayai Yesus namun ia harus mengakui bahwa ada hal-hal yang di luar jangkauan imannya. Hal-hal yang selalu membuatnya tidak percaya, ragu dan banyak lainnya.

 

Bukankah dalam pergumulan hidup kita, kadang kita juga mengalami situasi semacam ini? Kita sering mendengar bahwa iman itu harus yakin 100 %. Tetapi bagaimana kalau kita tidak mampu mencapai kondisi itu?  Puji Tuhan! Bahwa kasih karunia Allah jauh melampaui segala kekuatiran dan keraguan kita.

 

Lihatlah bagaimana Yesus menolong anak yang dirasuk setan itu. Yesus mengerti dan memahami segala keraguan sang ayah. Ia memahami segala keterbatasan imannya. Demikian juga dengan kita. Asalkan kita mau jujur dan rendah hati datang kepadaNya, maka kasih karunia Allah tetap terbuka buat kita.

 

RDj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menjadi Gereja Responsif
    Kisah Para Rasul 6: 1-7
    Seorang ibu pernah bercerita mengenai pengalamannya melahirkan anak pertama. Ketika proses kelahiran usai, respon awal sang bayi adalah hal...
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...