Tuhan Peduli

Matius 9:27-34

Belum ada komentar 126 Views

Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” (Mat. 9:27)

Pernahkah Anda berdoa dengan serius untuk sebuah kebutuhan yang teramat penting? Apakah doa Anda langsung dijawab Tuhan? Tidak sedikit orang menjadi kecewa lantaran doanya tidak segera dijawab; seolah Tuhan masa bodoh dan tidak mau mendengar.

Dikisahkan, suatu kali Yesus tidak peduli dengan seruan dua orang buta yang berteriak mengikuti-Nya, “Kasihanilah kami, hai Anak Daud” (Mat. 9:27). Mengapa Yesus tidak segera menanggapi? Yesus menghendaki kepastian bahwa mereka sungguh-sungguh dan tulus menginginkan pertolongan- Nya. Sebab, tidak mustahil mereka berteriak mengikuti tren orang banyak yang suka mengelu-elukan-Nya. Yesus ingin memastikan bahwa permintaan mereka tidak dibuat-buat dan kebutuhan mereka memang nyata. Yesus juga menghendaki mereka berdua bertemu langsung dengan-Nya, maka mereka harus menemui-Nya di rumah. Dalam pertemuan itu, sekali lagi Yesus mengonfirmasi mereka, “Percayakan kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” (Mat. 9:28). Di akhir cerita, Yesus memulihkan kedua orang buta itu.

Jangan terburu kecewa ketika kita berseru pada Tuhan, namun seolah Dia tidak peduli. Siapa tahu, Ia ingin kita melihat apakah yang kita minta itu adalah kebutuhan kita atau jangan- jangan hanya ikut tren orang banyak? Siapa tahu juga dengan jalan itu, Tuhan ingin kita lebih dekat lagi. Ia ingin mendekat dalam relasi yang lebih intim! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Kepedulian Tuhan tidak diukur cepatnya Dia menanggapi doa kita. Namun, tepat memberikan apa yang kita perlukan.

Ayat Pendukung: Mzm. 146; Yes. 60:17-22; Mat. 9:27-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...