Tuhan Menyertai

Kejadian 26:23-25

Belum ada komentar 128 Views

“Akulah Allah ayahmu Abraham; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; Aku akan memberkati engkau dan membuat banyak keturunanmu karena Abraham, hamba-Ku itu.” (Kej. 26:24)

Salah satu kegiatan yang disukai keluarga kami adalah travelling. Terkadang, kami pergi hanya dengan bermodalkan peta (pada zaman dulu) dan sekarang menggunakan GPS. Satu kali, saya dan suami tiba di sebuah gua yang sangat gelap. Kami berdua berjalan bersisi-sisian, hati saya takut dan khawatir, entah apa yang akan saya temui di depan sana. Dalam ketakutan, saya segera mendekat ke suami, lalu berkata: “Pa, saya takut.” Ia pun segera memegang tangan saya dan tidak melepaskan saya barang sedetik pun, sampai kami tiba di tengah gua dan mendapat seberkas cahaya, yang memperlihatkan keindahan bagian dalam gua.

Kejadian 26 berkisah tentang Ishak di negeri orang Filistin. Ketika berada di negeri yang bukan negerinya sendiri, Ishak mengalami kekhawatiran dan ketakutan. Di dalam kekhawatirannya, Ishak sampai tidak mengakui bahwa Ribka adalah istrinya (ay. 7). Namun, Tuhan senantiasa mengingatkan Ishak untuk tidak takut karena Tuhan selalu menyertai Ishak.

Perasaan takut, khawatir dan cemas tidak pernah bisa dihilangkan dari hidup manusia. Semua kita pasti pernah merasa takut dan khawatir. Ada banyak hal yang dapat membuat kita merasa takut dan khawatir, khususnya saat kita berhadapan dengan ketidakpastian, baik itu soal kesehatan, keluarga, atau pekerjaan. Namun, satu hal harus kita tanamkan di dalam hati kita, bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita seorang diri dalam situasi yang seperti apa pun. Jangan takut! [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Ajar kami Tuhan, untuk tidak merasa takut dan khawatir dalam hidup ini, karena kami tahu Engkau menyertai kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 13; Kej. 26:23-25; Luk. 17:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...